Kapolri: Teror 2 Gereja di Jateng Tak Terkait Tolikara

Lukman Diah Sari    •    Rabu, 22 Jul 2015 12:39 WIB
penyerangan
Kapolri: Teror 2 Gereja di Jateng Tak Terkait Tolikara
Jenderal Badrodin Haiti. Foto: Arya Manggala/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menegaskan insiden teror terhadap gereja di Bantul, Yogyakarta, dan Purworejo, Jawa Tengah, tak berkaitan dengan kerusuhan Tolikara, Papua. Teror di dua daerah itu, kata dia, merupakan runtutan konflik yang terjadi sebelumnya.

"Di Yogyakarta, memang ada konflik sebelumnya terkait IMB pendirian gereja," kata Badrodin di Kejaksaan Agung usai mengikuti upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-55, Jalan Sultan Hasanudin, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2015).

Jenderal bintang empat itu melanjutkan, pembangunan gereja itu diwarnai protes. Publik menilai pendirian rumah ibadah itu tak berizin. 

"Memang ada protes, dan tak diberikan izin. Bisa jadi itu akumulasi," tukasnya.

Badrodin mengungkap, sudah beberapa saksi diperiksa dalam dua kasus teror itu. Namun dia enggan membeberkan secara detail terkait penyelidikannya. Belum ada pihak yang dianggap paling bertanggung jawab dalam kasus ini.

"Belum ada tersangkanya," ucapnya.

Sebelumnya Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Agus Riyanto meminta, kasus teror rumah ibadah di Jawa Tengah dan Yogyakarta tak dihubungkan dengan kerusuhan di Tolikara, Papua.

Tapi Agus menegaskan, polisi akan menyelidiki dan berupaya mencegah adanya aksi teror serupa. "Kita menyelidiki. Kita sama-sama mewaspadai dan mengawasi lingkungan masing-masing," katanya.

Pada Senin, 20 Juli, dua gereja di Purworejo, Jawa Tengah, dan Bantul, Yogyakarta, diteror orang tak dikenal. Kedua gereja itu hendak dibakar menggunakan ban bekas yang dibakar api oleh seseorang yang menggunakan sepeda motor.


(KRI)

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

KPK Yakin Mampu Jawab Argumentasi Praperadilan Novanto

4 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal memberikan jawaban atas gugatan praperadilan Setya Nov…

BERITA LAINNYA