Kapuspen TNI: Kasus Tolikara Murni Kriminal

Githa Farahdina    •    Rabu, 22 Jul 2015 12:52 WIB
penyerangan
Kapuspen TNI: Kasus Tolikara Murni Kriminal
Kapuspen TNI Mayjen Fuad Basya dan Kediv Humas Mabes Polri Irjen Anton Charliyan---MTVN/Farah

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjend Fuad Basya menegaskan insiden kerusuhan di Karugaba, Kabupaten Tolikara, Papua, pada Jumat 17 Juli, sama sekali bukan konflik antaragama. Insiden itu adalah perbuatan kriminal.

Fuad menyebut, pelaku adalah oknum tertentu yang memiliki tingkat emosional tinggi. Kebetulan, tragedi terjadi di hari besar agama Islam.

"Sehingga sangat gampang dikaitkan dengan konflik agama. Kalau konflik agama dia menyerang orang per orang, banyak korbannya. Ini murni kriminal," tegas Fuad dalam konferensi pers usai pertemuan di Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2015).

Fuad menduga, ada pihak yang sangat menginginkan kerusuhan semacam ini meledak di Papua. Mereka, tegas Fuad, adalah orang-orang yang tidak suka melihat Indonesia menjadi bangsa besar dan pelopor di dunia.

"Jadi Indonesia jangan terlalu mudah terprovokasi. Jangan terpengaruh berita-berita yang tidak benar," tambahnya.

Fuad berharap, semua pihak mau bersabar menunggu hasil penyelidikan polisi. Karena, kebenaran baru bisa diungkap melalui hasil penyelidikan.

"Tunggu hasli pemeriksaan Polri. Tunggu saja hasil penyelidikan nanti. Mari kita tenangkan situasi ini," pesan Fuad.

 


(TII)