Razman-Gatot Pernah Jadi Lawan

Hendri Fauzi    •    Kamis, 23 Jul 2015 07:27 WIB
kasus suap
Razman-Gatot Pernah Jadi Lawan
Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho usai diperiksa KPK. (MTVN/Yogi Bayu)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengacara sekaligus mantan narapidana kasus kekerasan, Razman Arif Nasution dan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho ternyata pernah menjadi lawan. Razman tercatat pernah melaporkan kliennya, Gatot, pada 2013 lalu atas dugaan korupsi dana bantuan daerah, dana bantuan sosial dan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada 2011 dan 2012.

Kini, Razman ditunjuk Gatot sebagai pengacara terkait dugaan keterlibatan dirinya dalam kasus suap hakim PTUN Medan yang tengah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan tim kuasa hukum praperadilan Wakapolri Budi Gunawan ini bersama rekan kerjanya, Hamdani Harahap, pernah seteru dengan Gatot terkait dugaan penyalahgunaan APBD 2011-2012 oleh pemerintah provinsi Sumatera Utara.

Tak hanya itu, menurut pengakuan Hamdani, Dia dan Razman juga pernah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Medan, meminta supaya pengadilan memutuskan agar tak melantik Gatot sebagai Gubernur Sumut pada pilkada tahun 2013. Razman menilai ada bukti-bukti dan fakta bahwa Gatot melakukan penyalahgunaan wewenang saat kampanye pemenangan Gatot sebagai gubernur Sumut.

Dari data yang Razman dan Hamdani miliki, penyelewengan dana yang diduga dilakukan Gatot mencapai triliunan rupiah, meliputi dana BOS, pemugaran rumah sakit, kasus dana bansos lanjutan 2012 dan 2013, dana kesehatan, infrastruktur dan lainnya.

Selain itu, dana tersebut juga diduga mengalir ke sejumlah kepala daerah, bupati dan wali kota di provinsi Sumut. Pembagian fee sembilan persen dengan komitmen kepala daerah yang menerima uang tersebut wajib memenangkan Gatot dan pasangannya menjadi gubernur Sumut.

Hamdani berharap, dengan diperiksanya Gatot dalam kasus suap petinggi PTUN Medan di KPK, meski masih menjadi saksi diharapkan mampu mengungkap kasus korupsi yang selama ini terjadi di jajaran pemerintahan Sumatera Utara, terutama saat Gatot Pujo Nugroho menjabat.



(MEL)