Tergerus Dolar, Emas Dunia Terendah dalam Lima Tahun

Antara    •    Kamis, 23 Jul 2015 10:27 WIB
harga emas
Tergerus Dolar, Emas Dunia Terendah dalam Lima Tahun
Ilustrasi emas. AFP PHOTO

Metrotvnews.com, Chicago: Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir jatuh ke posisi terendah dalam lima tahun pada Rabu (Kamis pagi WIB), tertekan oleh dolar AS yang menguat.

Xinhua melansir, Kamis (23/7/2015), harga kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun USD12 atau 1,09 persen menjadi USD1.091,50 per ounce.

Sementara harga logam mulia berada di bawah tekanan karena Indeks Dolar AS yang naik 0,3 persen menjadi USD97,61 pada pukul 18.09 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Analis mencatat bahwa stop-loss order para pedagang memberikan tekanan tambahan pada logam mulia dan mengatakan bahwa emas masih di bawah tekanan karena alasan teknikal.

Pasar terus menghargakan harapan untuk peningkatan suku bunga Federal Reserve AS, menurut analis. Kenaikan suku bunga Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

Para analis awalnya memperkirakan suku bunga akan naik pada Juni, namun karena data ketenagakerjaan AS lebih lemah dari perkiraan, perkiraan tersebut didorong kembali ke September.

Belum ada kenaikan suku bunga The Fed sejak Juni 2006, sebelum awal krisis keuangan Amerika Serikat. Perak untuk pengiriman September turun 5,5 sen, atau 0,37 persen, menjadi ditutup pada USD14,73 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun USD4,4 atau 0,45 persen, menjadi ditutup pada USD979,90 per ounce.


(AHL)