Kredit Industri Perbankan Sulut Naik 38,45%

Antara    •    Kamis, 23 Jul 2015 12:41 WIB
kredit
Kredit Industri Perbankan Sulut Naik 38,45%
Bank Indonesia (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Manado: Penyaluran kredit industri perbankan oleh Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Sulawesi Utara (Sulut) mengalami kenaikan sebanyak 38,45 persen jika dibandingkan dengan posisi yang sama di tahun lalu. Untuk mengoptimalkannya, pemerintah daerah siap mendorong kinerja penyaluran kredit BPR.

"Hingga posisi Mei 2015 penyaluran kredit ke sektor industri oleh BPR mencapai Rp3,27 miliar atau naik sebanyak 38,45 persen jika dibandingkan dengan posisi yang sama tahun lalu sebesar Rp2,36 miliar," kata Asisten Direktur Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut Ignatius Adhi, di Manado, Kamis (23/7/2015).

Ignatius mengatakan pangsa kredit sektor industri yang disalurkan BPR memang masih kecil dibandingkan dengan sektor lain atau tercatat hanya 0,47 persen dari total kredit. Namun, pihaknya siap terus mendorong sehingga terus meningkat.

"Sektor industri memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian sehingga harus lebih ditingkatkan lagi," jelasnya.

Dia menjelaskan, sebagian industri yang ada di Sulut merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor pangan, dengan jumlah unit usaha yang terus meningkat. "Perbankan yang ada di daerah ini menjadikan sektor industri sebagai salah satu target pasar potensial," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Benny Nongkan mengatakan penyaluran kredit masih perlu terus diperbesar, sehingga industri di Sulut dapat merasakan pembiayaan tersebut dan mampu meningkatkan kualitas produksi. 

"Masih banyak pelaku industri yang belum terjangkau bank, padahal mereka sangat membutuhkan pembiayaan," pungkasnya.


(ABD)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

15 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA