Warga Sleman Kini Bisa Cek Denda Tilang Secara Online

Patricia Vicka    •    Kamis, 23 Jul 2015 18:57 WIB
internet
Warga Sleman Kini Bisa Cek Denda Tilang Secara Online
Tampilan situs ww.tilang.info

Metrotvnews.com, Yogykarta: Pernahkah Anda bertanya kemana larinya denda uang tilang yang telah dibayarkan ke pengadilan? Atau kapan tanggal sidang tilang di pengadilan? Kini masyarakat Sleman yang kena tilang dan sudah membayar denda tilang dapat mengetahui laporan setoran denda tilang mereka melalui www.tilang.info.

Kejaksaan Negri (Kejari) Sleman bekerjasama dengan Polres dan Pemerintah Kabupaten SLeman resmi meluncurkan Sistem Tilang online Sleman (SITOS). Melalui website www.tilang.info, warga Sleman dapat mengetahui kemana larinya denda tilang yang sudah dibayarkan.

Selain itu masyarakat dapat mengetahui tanggal sidang tilang dan berapa jumlah denda tilang yang harus dibayarkan.Kepala Kejari Sleman Nikolaus Kondomo mengatakan pembuatan SITOS ini didasari dari keinginan untuk mengembalikan kepercayaan publik kepada kinerja Kejari.

Menurutnya selama ini pembayaran denda dengan sistem tunai membuat masyarakat tidak bisa mengetahui laporan keuangan Kejari. "Dengan adanya SITOS, masyarakat dapat membaca omzet dari tilang di kejaksaan. Lalu berapa jumlah perkara dan denda tilang dari masyarakat," jelasnya usai launching Sitos di Kejari Sleman Yogyakarta, Kamis (23/7/2015).

Selain itu, pembayaran denda tilang kini bisa menggunakan mesin gesek (atc) bank BRi. "Selesai sidang tilang, warga tinggal gesek di mesin ini untuk membayar dendanya. Kartunya bisa pakai bank manapun," terang pria berkulit hitam ini.

Dengan pembayaran lewat mesin gesek, proses administrasi di Kejari bisa lebih simple dan tidak rumit karena uang masyarakat bisa langsung masuk bank tanpa harus melalui pihak Pengadilan. 

"Kalau tim kami pegang uang terus, dikhawatirkan bermasalah dan disalahgunakan. Lebih baik langsung masuk bank. Masyarakat akan menerima struk bukti pembayaran yang keluar lewat mesin ATC. Sementara kami siapkan satu mesin ATC di pengadilan," tuturnya.

Dalam website SITOs, warga SLeman dapat mengecek jadwal sidang tilang mereka dan alamat sidang tilang.

Bupati Sleman Sri Purnomo dalam launching Sitos berharap dengan adanya SITOS, sistem keuangan di Kejari bisa lebih transparan dan akuntabilitas. "Ini inovasi baru. Semoga bisa jadi pengembangan ke nasional. Semoga tenaga IT di pengadilan bisa terus dikawal agar Sitos sukses," kata Sri.


(ABE)