Euro Menguat setelah Yunani Loloskan RUU Reformasi Dana Talangan

Antara    •    Kamis, 23 Jul 2015 18:35 WIB
ekonomi yunani
Euro Menguat setelah Yunani Loloskan RUU Reformasi Dana Talangan
Ilustrasi. FOTO: REUTERS/Ralph Orlowski

Metrotvnews.com, Tokyo: Euro diperdagangkan lebih tinggi terhadap dolar dan yen di perdagangan Asia, Kamis (23/7/2015), setelah parlemen Yunani meloloskan undang-undang tentang reformasi penting untuk mengamankan dana talangan (bailout) dari krediturnya.

Pada perdagangan sore di Tokyo, mata uang tunggal diambil USD1,0944 dan 135,67 yen, naik dari USD1,0926 dan 135,44 yen di New York pada Rabu sore.

Rancangan Undang-undang disahkan secara gemilang oleh 230 orang dari 298 anggota parlemen yang hadir, setelah perdebatan maraton hingga dini hari. Pemungutan suara adalah ujian penting pemerintahan Perdana Menteri Alexis Tsipras setelah ia mendapat penentangan besar di partai Syriza kirinya di pemungutan suara minggu lalu tentang reformasi sulit tahap pertama yang dituntut oleh kreditur Athena.

Tsipras sedang melakukan negosiasi dana talangan baru senilai hingga 86 miliar euro (USD93 miliar) selama tiga tahun. Dolar naik menjadi 124,06 yen dari 123,96 yen setelah data perumahan AS yang positif menawarkan harapan bagi perekonomian utama dunia, dan meningkatkan kemungkinan Federal Reserve akan segera menaikkan suku bunganya.

National Association of Realtors mengatakan penjualan "existing homes" (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales/rumah bekas) di Amerika Serikat melonjak pada Juni ke tingkat tertinggi mereka dalam lebih dari delapan tahun dan harganya mencapai rekor tertinggi.

"Ini belum menentukan apakah kenaikan tingkat suku bunga AS akan terjadi pada September atau Desember, tetapi data perumahan sedikit memperkuat kasus untuk kenaikan suku bunga pada September," kata Kepala Eksekutif Mitsushige Akino pada Ichiyoshi Asset Management.


(ABD)