PPP Kubu Romi Tampik Ingin Ulur Jadwal Pilkada

LB Ciputri Hutabarat    •    Kamis, 23 Jul 2015 19:35 WIB
dpd ads
PPP Kubu Romi Tampik Ingin Ulur Jadwal Pilkada
Ketua DPD PPP Surakarta kubu Romi, Arif Suhadi--Foto: MTVN/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Upaya DPD PPP kubu Romahurmuzy mengajukan somasi ke Komisioner KPU ditampik sebagai upaya mengulur jadwal Pilkada. Somasi murni penegakan hukum.

"Ini (somasi) tidak ada hubungannya dengan penundaan. PPP jelas tidak menginginkan pilkada ditunda," kata Ketua DPD PPP Surakarta Arif Sahudi di Jalan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2015).

Sebaliknya, menurut Arif, justru KPU yang hendak mengulur pelaksanaan pilkada. Indikasinya lewat perubahan peraturan KPU Nomor 12 tahun 2015. Dia mengatakan, perubahan peraturan itu betentangan dengan hukum yang berlaku.

"Yang mau mengagalkan itu KPU. Sejauh ini kita mendukung. Buktinya kami lakukan penjaringan ke daerah," tegas dia.

Arif menegaskan, somasi adalah tindakan preventif agar tidak terjadi masalah usai Pilkada. "Kalau usai Pilkada ada yang menggugat bagaimana? Sedangkan ada yang enggak punya SK, mau bagaimana?" tegas dia.

Sebelumnya, DPD PPP Se-Indonesia mensomasi KPU karena tak sepakat dengan Peraturan KPU Nomor 12 tahun 2015. Pada peraturan ini disebutkan setiap partai yang memiliki dualisme kepemimpinan harus menandatangani bersama soal kesepakatan pengajuan kader partai yang maju di Pemilukada mendatang.


(MBM)