Menkopolhukam: Kondisi di Tolikara Sudah Kondusif

Damar Iradat    •    Jumat, 24 Jul 2015 05:35 WIB
penyerangan
Menkopolhukam: Kondisi di Tolikara Sudah Kondusif
Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdjiantoi. (ANT/Basri Marzuki)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menkopolhukam Tedjo Edhi Purdijatno menegaskan, saat ini kondisi di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua sudah terkendali dan kondusif usai kerusuhan yang sempat pecah pada Jumat 17 Juli silam. Insiden yang terjadi saat Hari Raya Idul Fitri tersebut sempat membuat suasana di Tolikara mencekam.

"Di sana situasi sudah terkendali dan kondusif. Antara tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat sudah saling memaafkan. Pembangunan kembali sudah dilakukan oleh masyarakat bersama TNI dan Polri," kata Tedjo, Kamis (23/7/2015), seperti dilansir Antara.

"Beberapa orang sudah diperiksa, nanti akan diumumkan apabila sudah selesai penyelidikan dari pihak Polri," katanya.

Presiden Joko Widodo, kata dia, telah memerintahkan agar pembangunan dapat dilakukan secepatnya. Serta, menjalin komunikasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjamin perdamaian di wilayah tersebut.

Di tempat terpisah, Kapolri Jendral Badrodin Haiti juga telah memastikan dua tersangka kasus kerusuhan di Tolikara, Papua, yang berasal dari Organisasi Gereja Injili di Indonesia (GIDI), HK dan JW sudah ditangkap sekitar pukul 17.00 WIT.

"Dari GIDI, inisialnya AK dan YW (versi Kapolda Papua Irjen Yotje inisial tersangka HK dan JW)," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (23/7/2015).

Menurut Badrodin, keduanya disangkakan melakukan perusakan, kekerasan, dan penghasutan. Salah satu tersangka berprofesi sebagai pegawai bank.

Badrodin belum mengetahui motif kedua tersangka melakukan hal itu. "Belum tahu, baru juga diperiksa. (Tersangka) dibawa ke Wamena atau Jayapura," terangnya.


(LDS)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

19 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA