KPK Bakal Buktikan Sadapan Suap Hakim PTUN Medan di Persidangan

Renatha Swasty    •    Jumat, 24 Jul 2015 06:48 WIB
kpk
KPK Bakal Buktikan Sadapan Suap Hakim PTUN Medan di Persidangan
Gedung KPK. (MI/Susanto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan memiliki rekaman percakapan antara Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dengan seseorang terkait suap Hakim PTUN Medan. Hal itu bakal dibuka di persidangan.

"(Sadapan) di pengadilan akan dibuka," kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja ketika ditanya soal hasil sadapan Gatot, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/7/2015) malam.

Namun, Adnan belum mau menjelaskan lebih jauh perihal sadapan itu. Ia juga tidak mau membuka apa sadapan yang ada adalah bukti kuat.

"Nantilah," ujar Adnan singkat.

Diketahui KPK sudah memeriksa Gatot satu kali. Dalam pemeriksaan yang berlangsung Rabu, 22 Juli berdurasi 12 jam itu Gatot ditanya seputar hubungannya dengan tersangka suap hakim PTUN Medan, M Yagari Bhastara alias Gerry dan pihak lain juga sumber dana suap terhadap Ketua PTUN Medan.

KPK diketahui sedang mencari sumber dana kasus dugaan suap terhadap hakim PTUN Medan. Kasus ini sudah menyeret Ketua PTUN Tripeni Irianto Putro, Hakim Amir Fauzi, dan Hakim Dermawan Ginting. Pengacara M. Yagari Bhastara alias Gerry dari kantor pengacara OC Kaligis serta panitera Syamsir Yusfan yang juga menjabat Sekretaris PTUN Medan turut dijerat.

Mereka dicokok KPK pada Kamis 9 Juli lalu. Saat penangkapan, penyidik KPK mengamankan USD15 ribu dan SGD5 ribu dari Ruangan Ketua PTUN Medan. Diduga saat itu mereka menerima uang suap untuk memenangkan perkara yang digugat Pemerintah Provinsi Sumut melalui Kebiro Keuangan Sumut Ahmad Fuad Lubis yang diacarakan Gerry.


(LDS)