DPRD Minta Launching Mass Rapid Transit Mundur

   •    Senin, 29 Apr 2013 17:26 WIB
DPRD Minta Launching Mass Rapid Transit Mundur
MI/Usman Iskandar

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunda launching pembangunan mass rapid transit (MRT).

Penundaan itu disebabkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta yang meminta agar pemprov mengajukan persetujuan pembangunan transportasi massal tersebut.

Tak hanya MRT, DPRD DKI Jakarta juga meminta agar pemprov mengajukan lagi persetujuan untuk rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Hal tersebut diungkapkan pimpinan DPRD saat rapat bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta.

"Tadi membahas empat, mengenai MRT, mengenai monorel, deep tunnel, giant sea wall. Beliau-beliau minta keempatnya harus ada persetujuan dewan," ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balai Kota Jakarta, Senin (29/4).

Namun, dia mengambil pusing permintaan DPRD tersebut. Dia menilai hal itu sebagai salah satu gambaran carut-marut birokrasi di Indonesia. Konsekuensi ketidakberesan birokrasi ini ialah mundurnya launching MRT.

"Itulah regulasi kita. Dulu hampir kita launching eh ternyata harus ada dari Kementerian Dalam Negeri. Mau lagi, ternyata harus ada pembaruan PMK di Kemenkeu yang monorel, kerjakan kita. Memang aturannya seperti itu. Regulasi kita memang ruwet," tukasnya.

Jokowi meminta dewan mampu memberikan persetujuan secara cepat. Sebab, pembangunan MRT harus disegerakan mengingat kebutuhan masyarakat akan transportasi massal.

"Kalau memang persetujuannya bisa cepat (dewan) tidak menghambat. Kalau lambat ya menghambat (pembangunan)," tandas Jokowi.