Jepang-Rusia Ingin Sudahi Sengketa Wilayah

- 29 April 2013 19:19 wib
REUTERS/Kirill Kudryavtsev/fz
REUTERS/Kirill Kudryavtsev/fz

Metrotvnews.com, Moskow: Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melakukan lawatan ke Rusia untuk berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin tentang sengketa wilayah antara kedua negara itu yang menyebabkan tertundanya perjanjian perdamaian pascaPerang Dunia II, Senin (29/4).

Perang klaim antara dua negara bersumber pada kepemilikan empat pulau kecil di utara pulau Hokkaido. Rusia menyebut gugus kepulauan itu Kuril Selatan, sementara Jepang menamainya Teritori Utara.

Tentara Soviet mengambil alih wilayah itu dari Jepang seusai PD II. Sejak itu, kepulauan tersebut dikuasai Rusia yang masih tergabung dalam Uni Soviet.

"Saya akan menyetujui awal baru dari sebuah negosiasi yang berlarut-larut untuk sebuah perjanjian damai," kata Abe.

Sejalan Abe, Putin juga menyambut baik hal ini dan mengatakan penandatanganan perjanjian harus berlangsung damai dan tenang.

Dalam pembicaraan tingkat tinggi yang pertama dalam sepuluh tahun terakhir, kedua negara juga akan berbicara mengenai kesepakatan investasi di bidang energi.

Jepang, yang merupakan pengimpor terbesar Liquid Natural Gas (LNG) , juga berharap Rusia untuk menghadirkan proposal tentang partisipasi Jepang dalam pembangunan pipa penyambung sumber gas di Siberia Timur.

Selain itu, tentang pembangunan nap gas Vladivostok senilai US$38 miliar yang dikuasai pemerintah Rusia melalui perusahaan monopoli ekspor Gazprom. (Reuters/AP/MN)

()

MESKI sudah tercapai kata islah atau damai, namun kubu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma…