Pengelola Urus Perizinan, Gereja di Jatinegara Batal Dibongkar

Ilham wibowo    •    Jumat, 24 Jul 2015 11:40 WIB
basuki tjahaja purnama
Pengelola Urus Perizinan, Gereja di Jatinegara Batal Dibongkar
Petugas kepolisian berjaga di depan gedung Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Jatinegara, Jakarta. (Foto: MI/Galuh Pradipta)

Metrotvmews.com, Jakarta: Pemerintah Kota Jakarta Timur batal membongkar Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Jatinegara. Pengurus dan pengelola gereja berjanji mengurus perizinan peruntukkan bangunan.
 
“Kami sedang carikan solusi terbaik. Mereka mengatakan akan mengurus izin,” kata Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana kepada wartawan, Jumat (24/7/2015).
 
Ia mengungkapkan, selain menyalahi peruntukkan, gereja itu tidak punya izin lingkungan. Pemkot Jaktim memberikan waktu kepada pengelola untuk mengurus perizinan tersebut. “Kalau mereka ada itikad baik mau urus izin, berarti tidak akan kita bongkar,” ujarnya.
 
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama berencana meratakan gereja itu karena tempat beribadah itu tak berizin. "Prinsipnya, kalau tidak ada izin, melanggar mesti tetap kita bongkar. Kalau yang ibadahnya banyak, ya dibuat izinnya," kata Ahok, Kamis 23 Juli.
 
Mantan Bupati Belitung itu tidak peduli bila ada pihak yang tidak terima rencana pembongkaran gereja. "Kita tidak mau keputusan dibongkar atau tidak, dipengaruhi oleh tekanan orang, tidak ada urusan. Ini negara ada konstitusi, ada aturan," tegasnya.
 
Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Jalan Catur Tunggal, Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur dulunya bangunan untuk tempat tinggal sejak 1973. Namun, belakangan bangunan tersebut beralihfungsi menjadi tempat ibadah.
 


(FZN)