Selundupkan Senjata Korut, Perusahaan Singapura Masuk Daftar Hitam AS

Fajar Nugraha    •    Jumat, 24 Jul 2015 11:40 WIB
singapura
Selundupkan Senjata Korut, Perusahaan Singapura Masuk Daftar Hitam AS
Kapal Korut yang ditahan (Foto:: Reuters)

Metrotvnews.com, Singapura: Amerika Serikat (AS) memasukkan sebuah perusahaan kargo Singapura ke dalam daftar hitamnya. Perusahaan itu dianggap terlibat dalam pengiriman senjata Korea Utara (Korut) dari Kuba.

Sanksi finansial diarahkan kepada perusahaan Senat Shipping Company. Selain perusahaan, sanksi juga diterapkan kepada direktur perusahaan, Leonard Lai.

Sementara kapal Dawnlight yang membawa kargo ke Kuba pada 2013 lalu, saat ini juga mendapatkan sanksi dilarang untuk beroperasi. Selain itu, warga AS juga dilarang untuk melakukan usaha dengan perusahaan itu.

Menurut pihak Kementerian Keuangan AS, Senat memiliki hubungan dengan perusahaan Korut, Ocean Maritime Management Company (OMMC). Perusahaan itu mengoperasikan kapal yang ditahan oleh pihak berwenang Panama pada 2013 lalu.

Kapal OMMC diketahui membawa peralatan militer dari Kuba dan tidak terdaftar. Peralatan yang berkaitan dengan Korut itu disembunyikan di kargo berisi gula.

Senat Shipping Company disebut-sebut mengatur pembelian, perbaikan dan sertifikasi serta memberikan awak bagi kapal OMMC.

"Pengiriman senjata yang dilakukan oleh OMMC merupakan sumber kunci bahwa aktivitas proliferasi Korut yang masih berlanjut," ujar pihak AS, seperti dikutip Guardian, Jumat (24/7/2015).

"Jelas terlihat bahwa pengiriman senjata ini memberikan kontribusi kepada program terlarangan bagi Korut," lanjutnya.

Negeri Paman Sam menegaskan bahwa pihaknya berupaya keras untuk menghalau Korut mengingat mereka terus melanjutkan tindakan yang melanggar hukum.


(FJR)