Karyawan Masuk Mal Tebet Green, Wajib Difoto TNI

Deny Irwanto    •    Jumat, 24 Jul 2015 12:14 WIB
penyegelan
Karyawan Masuk Mal Tebet Green, Wajib Difoto TNI
Personel TNI Angkatan Darat bersiaga di depan pusat perbelanjaan Tebet Green saat proses penyegelan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. (Foto: MI/Immanuel)

Metrotvnews.com, Jakarta: Karyawan yang ingin masuk ke Mal Tebet Green harus melalui pos penjagaan yang dilakukan TNI. Tiap orang yang masuyk wajib di foto dan meninggalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di pos jaga.
 
"Yang masuk harus di foto sama TNI yang jaga, nulis nama, dan ninggalin KTP," kata karyawan restoran Jepang, Yohana, saat berbincang dengan Metrotvnews.com, di Mal Tebet, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2015).
 
Dari pantauan di lokasi, terlihat salah seorang anggota TNI AD yang berjaga di pintu masuk basement sedang memotret tiap orang yang hendak masuk. Foto diambil secara close up. Selain itu, karyawan yang ingin mengambil barang harus mengisi kertas dengan keterangan barang apa saja yang akan diambil.


Karyawan mengambil barang dari Mal tebet Green. (Foto: MTVN/Deny Irwanto)

Ketika mengambil barang, karyawan dikawal oleh satu hingga dua anggota TNI yang berjaga di dalam mal. "Isi kertas, barang apa aja yang mau diambil, pas keluar juga di cek barangnya apa saja diambilnya. Itu juga diikutin sama TNI-nya sampai bawah," ujarnya.
 
Karyawan dipersilahkan mengambil barang sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Pengambilan barang tidak bisa dilakukan secara serentak oleh semua outlet, tetapi dilakukan bergantian.
 
"Ngambil barang ganti-gantian, gak boleh semuanya langsung masuk. Kemarin juga satu outlet cuma tiga orang yang boleh masuk. Setiap outlet juga dijaga TNI," tandasnya.


Pos penjagaan TNI di Tebet Green. (Foto: MTVN/Deny Irwanto)

Seperti diketahui, Mal Tebet Green dijaga ketat anggota TNI AD dan Polisi Militer (PM). Penjagaan dilakukan di semua pintu masuk hingga basement mal.
 
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta akan membongkar Mal Tebet Green di Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan. Pembongkaran dilakukan lantaran pengelola mal tak memiliki Sertifikat Layak Fungsi (SLF) dan tak membayar pajak.
 
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, Mal Tebet Green masih beroperasi meski sudah disegel sejak Kamis 5 Maret lalu. Sebab itu, pihaknya menutup paksa mal tersebut.


(FZN)

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

2 hours Ago

Miryam mengaku mendapat tekanan selama menjalani pemeriksaan di KPK dan menyesalkan sikap jaksa…

BERITA LAINNYA