SPBU di Bandung belum Dapat Perintah Jual Pertalite

Roni Kurniawan    •    Jumat, 24 Jul 2015 12:20 WIB
pertalite
SPBU di Bandung belum Dapat Perintah Jual Pertalite
Petugas SPBU di Bandung menunjukkan selang pengisi pertalite, Metrotvnews.com/ Roni kurniawan

Metrotvnews.com, Bandung: Warga Kota Bandung, Jawa Barat, belum bisa menikmati bahan bakar minyak (BBM) jenis baru pertalite. Padahal PT Pertamina (Persero) resmi meluncurkan BBM dengan harga awal Rp8.400 per liter itu pada Jumat 24 Juli.

Menurut pengawas BBM SPBU 31-40601, Tubagus Sandhi, 27, di Jalan Soekarno Hatta (Bypass), Kota Bandung, Jawa Barat, hingga siang ini pihaknya belum menerima instruksi dari pertamina pusat untuk menjual pertalite.

"Kita belum dapat perintah untuk menjual pertalite, meskipun hari ini sudah diresmikan di Jakarta. Untuk harga awal Rp8.400," ujar Sandhi saat ditemui Metrotvnews.com di SPBU kawasan Gedebage, Bandung, Jumat (24/7/2015).

Namun diakuinya, kemungkinan besar hari ini pertalite sudah bisa dipasarkan dan dinikmati oleh konsumen. Akan tetapi, ia belum bisa memastikan waktu tepat untuk launching BBM yang memiliki kadar Research Octane Number (RON) 90.  

"Memang hari ini rencananya mau launching juga di Bandung jadi disamain dengan yang di Jakarta. Karena di media sosial sudah ramai. Tapi untuk jam pastinya kita masih menunggu perintah dari pusat," tuturnya.

Sementara itu di SPBU tersebut sudah melakukan persiapan sejak 21 Juli untuk membuat dua nesol dengan ciri khas pegangan warna putih serta satu tanki yang peruntukkan pertalite. Diakui Sandhi, di SPBU tersebut sudah tersedia pertalite sebanyak 16 kilo liter yang tersimpan dalam satu tanki.

"SPBU sudah siap 100 persen, tinggal nunggu intruksi dari pusat. Persiapannya sejak tanggal 21 kemarin dan pertalite sudah masuk dua hari yang lalu sebanyak 16 kilo liter dalam satu tanki," imbuhnya.

Ia mengatakan, dengan adanya BBM nonsubsidi tersebut pihak SPBU tidak menambah tangki khusus melainkan mengurangi satu tanki yang awalnya diisi oleh BBM jenis premium.

"Kita tidak ada penambahan tanki khusus untuk pertalite. Tapi satu tanki yang premium diganti jadi pertalite karena tanki premium disini ada dua," jelasnya.


(RRN)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

1 day Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA