Polri Beri Ruang KY-Sarpin Berdamai

Githa Farahdina    •    Jumat, 24 Jul 2015 15:25 WIB
sarpin effect
Polri Beri Ruang KY-Sarpin Berdamai
Jenderal Badrodin Haiti. Foto: Lukman Diah Sari/Metrotvnews.com

Metrotvnes.com, Jakarta: Polri memberi ruang bagi Sarpin Rizaldi dan dua Komisioner Komisi Yudisial (KY), Suparman Marzuki dan Taufiqurrohman Syahuri, untuk berdamai. Jika kedua pihak sepakat berjabat tangan dan pihak pelapor mencabut laporan, polisi tak akan melanjutkan proses pidananya.  

"Kan begini, kita kan memberikan ruang untuk siapa pun untuk memediasi yang bersangkutan, supaya kasus ini bisa dihentikan. Polisi tanpa ada pencabutan tidak bisa menghentikan kasus ini," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2015).

Penghentian kasus setelah adanya pencabutan, tambah Kapolri, memang telah dipersyaratkan KUHAP. Kapolri juga meminta publik menunggu hasil mediasi yang dilakukan Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdijatno.

"Kita tunggu saja hasilnya. Dan Kompolnas juga akan memediasi, silakan saja," tegasnya.

Suparman dan Syahuri harus berurusan dengan polisi karena dilaporkan Sarpin. Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini melaporkan keduanya ke Bareskrim Polri dengan No Pol: LP/335/III/2015/Bareskrim tertanggal 18 Maret 2015. 

Laporan itu dilayangkan menyusul munculnya sejumlah kecaman setelah Sarpin memutuskan memenangkan gugatan praperadilan Budi Gunawan. Dua komisioner KY ini juga mengkritik putusan Sarpin. Bahkan berniat memeriksanya.  

Sarpin sudah menyatakan telanjur sakit hati dengan dua komisioner KY itu lantaran dianggap mencemarkan nama baik dirinya sebagai hakim. Tawaran mediasi yang difasilitasi oleh Menko Polhukam Tedjo Edi Purdjiatno pun ditolak Sarpin.


(KRI)