Berkas Dikembalikan, Kasus Penelantaran dan Pembunuhan Angeline Disatukan

Arnoldus Dhae    •    Jumat, 24 Jul 2015 16:13 WIB
penemuan jenazah angeline
Berkas Dikembalikan, Kasus Penelantaran dan Pembunuhan Angeline Disatukan
Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie, Ant/ Fikri Yusuf

Metrotvnews.com, Denpasar: Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie membenarkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) mengembalikan berkas perkara kasus pembunuhan Angeline dengan tersangka Margriet C Megawe. Ia pun meminta penyidik menyatukan dua berkas kasus penelantaran dan pembunuhan Angeline agar proses hukum tetap berjalan.

Keputusan itu, kata Kapolda, sesuai dengan saran Kejati. Sebab ada petunjuk yang menjadi garis merah menghubungkan antara kasus penelantaran dengan kematian bocah berusia delapan tahun itu.

"Makanya kami memberikan penguatan kepada penyidik untuk segera merampungkan berkas penyidikan terutama kasus pembunuhan dengan tersangka Margriet," ujarnya di Mapolresta Denpasar, Jumat (24/7/2015).

Kapolda menegaskan alat bukti sudah cukup. Namun yang menjadi pekerjaan rumah adalah menyamakan persepsi antara jaksa dan penyidik.

Di depan sidang, penyidik dan jaksa akan mengalami perbedaan persepsi. Dengan adanya petunjuk itu akan menegaskan alat bukti dan saksi dalam dua kasus tersebut. Namun Kapolda tak menjelaskan soal petunjuk itu.

Margriet merupakan ibu angkat Angeline yang menjadi tersangka dalam kematian bocah berusia delapan tahun tersebut. Ia diancam pasal pembunuhan berencana. Margriet juga menjadi tersangka dalam kasus penelantaran yang mengakibatkan kematian Angeline.

Selain Margriet, kasus itu juga menjerat Agustinus Tae Hambamy. Agus merupakan mantan karyawan di rumah Margriet. Agus mengaku ia mendapat tugas untuk menguburkan jenazah Angeline di belakang rumah Margriet di Jalan Sedap Malam Denpasar pada 16 Mei 2015.


(RRN)