Kereta Diminati, Pemudik Usul Tahun Depan Armada Ditambah

Ilham wibowo    •    Jumat, 24 Jul 2015 17:31 WIB
kereta api
Kereta Diminati, Pemudik Usul Tahun Depan Armada Ditambah
Kereta Api. Foto: Irfan Anshori/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah pemudik mengaku senang menggunakan kereta api ketimbang transportasi lain. Harga yang relatif lebih murah dan bebas kemacetan lalul intas menjadi alasannya.

Abdul Majid, 69, warga Jombang, mengaku nyaman menggunakan sepur. Selama puluhan tahun menjadi pengguna, Majid menilai banyak perubahan positif dalam layanan kereta api.  

Hanya, menurut Majid, masih ada keluhan yang mesti dipikirkan para petinggi PT Kereta Api Indonesia. Karena armada yang kurang, dirinya harus berebut mendapatkan tiket perjalanan. Dia berharap PT KAI menambah tempat duduk, apalagi memasuki musim mudik Lebaran. 

"Senang sekarang naik kereta, nyaman. Hanya pesan tiketnya itu yang susah," tutur Abdul saat berbincang dengan Metrotvnews.com di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2015)

Abdul mengatakan, saat ini perjalanan menggunakan KA jauh lebih tertib. Ia bercerita, sebelumnya penumpang kereta ekonomi jumlahnya lebih banyak dan harus berdesak-desakkan. Beberapa tahun lalu masih ada penumpang tidak kebagian kursi berinisiatif menggelar tikar dan harus mengalah dilangkahi pedagang asongan. Bahkan ada penumpang yang rela diam di toilet selama 14 jam perjalanan Jakarta-Jombang agar terhindar dari desakan penumpang.

"Harga tiket sekarang memang beda, tapi sebandinglah dengan fasilitasnya. Enggak ada calo tiket karena semua online. Keamanan juga lebih terjamin. Mungkin ke depan pemerintah bisa kembangkan lagi transportasi massal ini," tuturnya.

Hal yang sama juga dirasakan Sutini, 50, warga Surabaya. Ia memilih menggunakan ular besi karena waktu tempuh relatif singkat. "Kalau naik bus, musim Lebaran gini, bisa berhari-hari di perjalanan. Mendingan naik kereta yang sudah pasti cepat sampai," kata Sutini.

Kenyamanan menggunakan KA ini diharapkan dapat terus dirasakan setiap saat. Usul Sutini sama dengan Majid, armada mesti ditambah. 

"Pengennya bisa beli tiket sekarang berangkat sekarang. Beberapa bulan lalu ponakan saya meninggal, susah juga mau naik kereta lagi kalau harus mendadak," tuturnya. "Jika semua pemudik naik kereta kan bisa hemat energi juga."



(KRI)