Kubu Agung Anggap Hakim Melampaui Kewenangan

Thomas Harming Suwarta, Anggitondi Martaon    •    Jumat, 24 Jul 2015 21:02 WIB
partai golkar
Kubu Agung Anggap Hakim Melampaui Kewenangan
Kuasa hukum Golkar Kubu Ancol, Lawrence Siburian.MI/Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Golkar kubu Agung Laksono menyesalkan putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang menyatakan kepengurusan Golkar Munas Bali sah dan sebaliknya, perehelatan Munas Golkar Ancol ilegal. Kubu Agung menilai hakim memutusakan perkara ini melampaui kewenangannya.

"Dalam putusan ini hakim sudah mengambil keputusan terlalu jauh. Sudah melewati kewenangan dia," kata Lawrence Siburian, kuasa hukum Golkar Kubu Ancol, usai sidang di PN Jakut, Jumat (24/7/2015).

Menurut Lawrence, hakim melampaui keputusan Mahkamah Partai (MP) dengan mengotak-atik hasil keputusan MP. Majelis hakim menilai putusan MP tidak sah. Mereka seolah-olah menempatkan diri atasan MP.

"Padahal, pernyataan MP sudah jelas. Dua anggota MP menyatakan Munas Ancol sah dan 2 anggota lainnya merekomendasi hal yang sama. Seharusnya itu sudah sah. Majelis hakim ini keliru dia," terang Lawrence.

Lawrence memastikan, kubu Agung tak resah, apalagi cemas, dengan putusan PN Jakut. Kubu Agung juga meyakini putusan ini tidak berpengaruh terhadap persiapan Golkar menghadapi pilkada serentak, Desember 2015.

"Tidak ada masalah, tetap kesepakatan dua pihak," tegas Lawrence.

PN Jakut, siang tadi, memenangkan gugatan kepengurusan Golkar hasil Munas Bali. Selain memutuskan Munas Ancol melanggar hukum, majelis hakim juga memerintahkan Agung dan Menkumham Yasonna H. Laoly membayar kerugian materil sebesar Rp100 miliar.


(ICH)