O.C. Kaligis Disebut Minta Anak Buah Pasang Badan

Renatha Swasty    •    Jumat, 24 Jul 2015 21:17 WIB
oc kaligis tersangka
O.C. Kaligis Disebut Minta Anak Buah Pasang Badan
Pengacara Otto Cornelis Kaligis saat akan menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/7). (FOTO: MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengacara kondang O.C. Kaligis disebut pernah meminta anak buahnya, M. Yagari Bhastara alias Gerry, untuk menutupi perannya dalam kasus dugaan suap Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan. Ayah dari aktris Velove Vevia itu meminta Gerry yang juga tersangka kasus tersebut buat pasang badan.

Hal ini dibeberkan penasihat hukum Gerry, Haerudin Massaro. Dia mengatakan, waktu keduanya bertemu pada Lebaran, Jumat 17 Juli, di Rumah Tahanan Guntur, Kaligis mengutarakan permintaannya.

"Gerry salat Jumat, usai selesai dia dipanggil sama OCK. 'Sini dulu lah Gerry, Gerry sekarang kantor tutup, tidak ada lagi. Ada 100 orang yang tidak bisa ngais nafkah di situ. Coba kalau kau pasang badan. Saya biayai kamu semua'," beber Haerudin pada wartawan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (23/7/2015).

Menurut dia, Gerry lantas tidak bisa menyetujui permintaan tersebut. Sebab dalam pemeriksaan, lanjut Haerudin, segala bukti-bukti dikeluarkan, mulai dari, sadapan telepon hingga bukti uang yang disita. "Ada buktinya, kira-kira gimana?," pungkas Haerudin.

Lagi pula, kata Haerudin, apabila Gerry mau menutupi peran Kaligis yang sudah jadi tersangka, tidak akan ada yang percaya. Sebab Gerry, jelas dia, hanyalah pesuruh. "Kalau kamu pesuruh di tempat itu, disuruh nyogok untuk proyek kan enggak ada hubungannya dengan kamu. Orang pasti tidak percaya," tambah dia.

Haerudin menilai, sebaiknya sejak awal Kaligis bertanggung jawab. Dia menilai, sebagai pemimpin Kaligis harusnya yang menjadi tameng anak buah. "Itu namanya laki-laki. Itu yang namanya pemimpin," pungkas dia.


(OGI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA