Istri Muda Gatot Disebut Aktif Berikan Uang ke Kaligis

Renatha Swasty    •    Jumat, 24 Jul 2015 23:52 WIB
oc kaligis tersangka
Istri Muda Gatot Disebut Aktif Berikan Uang ke Kaligis
Pengacara Otto Cornelis Kaligis saat akan menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/7). (FOTO: MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Evy Susanti, istri muda Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho disebut aktif memberikan uang kepada pengacara kondang O.C. Kaligis. Evy juga dinilai punya peran dalam kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan yang menjerat Kaligis.

Hal ini dibeberkan Haerudin Massaro, pengacara tersangka suap hakim PTUN Medan M. Yagari Bhastara alias Gerry. Gerry merupakan anak buah Kaligis yang bekerja di kantor pengacara O.C. Kaligis and Associates.

"Ibu Evy ini, dalam perkara ini, dia dominan. Tapi, bukan dominan dalam memberi suap, dia cuma dominan dalam perkara ini," kata Haerudin di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2015).

Haerudin mengatakan, keaktifan Evy ditunjukan dengan sering menghubungi O.C. Kaligis dan Gerry. Dia, kata Haerudin, ingin mengetahui seputar perkara yang tengah ditangani keduanya. "Bahkan ada duit, kata Gerry, yang diserahkan langsung dari Evy ke OCK. Sama Gerry enggak pernah sama sekali," beber dia.

Gerry, lanjut Haerudin, tidak mengetahui masalah administrasi di belakang fulus tersebut. Dia sebagai anak buah hanya menjalankan yang diperintahkan. "Misalnya sidang, dia datang. Sidang kan seperti itu," pungkas dia.

Penasihat hukum Evy, Razman Arif Nasution membenarkan kliennya sering memberi uang pada Kaligis. Tapi, Dia membantah duit diberikan untuk suap.

"Dia punya suami ingin kinerja Pemda enggak terganggu, keluarkan dana untuk lawyer fee, operational fee, bukan untuk menyuap hakim," kata Razman di Gedung KPK, Rabu 22 Juli lalu.

Diketahui, O.C. Kaligis and Associates adalah kuasa hukum pribadi Gatot Pujo Nugroho. Sebelum penangkapan, Gerry sebagai anak buah Kaligis tengah menangani permohonan Pemerintah Provinsi Sumut yang diajukan Kebiro Keuangan Sumut Ahmad Fuad Lubis di PTUN Medan.

Dalam perkara itu, Fuad Lubis memenangkan perkara. Diduga, ada uang suap yang diberikan pada hakim supaya permohonannya diterima hakim. Pasalnya, saat penangkapan Gerry, panitera, dan tiga hakim PTUN Medan, penyidik KPK mengamankan USD15 ribu dan SGD5 ribu dari Ruangan Ketua PTUN Medan.


(OGI)

Eks Koruptor Wa Ode Nurhayati Ikut Pembahasan KTP-el

Eks Koruptor Wa Ode Nurhayati Ikut Pembahasan KTP-el

2 days Ago

Nurhayati yang saat itu masih duduk di Komisi II DPR bahkan mengetahui poin-poin pembahasan meg…

BERITA LAINNYA