Surya Paloh: NasDem Ingin Kembali ke Asas Pancasila

Amaluddin    •    Sabtu, 25 Jul 2015 18:40 WIB
nasdem
Surya Paloh: NasDem Ingin Kembali ke Asas Pancasila
Surya Paloh dalam konsolidasi Partai NasDem se-Jawa Timur, 25 Juli 2015, Metrotvnews.com/ Amaluddin

Metrotvnews.com, Surabaya: Sistem Demokrasi Indonesia seolah berubah menjadi liberalisme. Lantaran itu, Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh, ingin kembali ke sistem musyawarah mufakat sesuai asas Pancasila. Sejatinya, asas Pancasila menjadi pedoman bangsa.

"Betapa berbahayanya bangsa kita ini jika mulai melakukan penyelewengan dan penyimpangan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan bangsa ini. Itu sejatinya permasalahan bangsa kita saat ini," kata Surya Paloh dalam sambutannya di hadapan ribuan kader NasDem se- Jatim saat acara konsolidasi DPW NasDem Jatim di Jatim Expo Surabaya, Sabtu (25/7/2015).

Menurutnya, sistem pemerintahan di Indonesia melepaskan sebuah sistem ketatanegaraan bangsa. Pemikiran dan lima prinsip yang harusnya menjadi andalan dan pedoman bangsa sebagai alat kemajuan pupus.

"Pertanyaannya, apakah masih relavan dalam berbangsa saat ini? Apakah Pancasila masih relevan digunakan di bangsa ini? Apakah masih ada di hati mereka? Dimana musyawarah mufakat, di mana itu?" katanya.

Paloh menjelaskan sistem negara bangsa sudah berubah dari lima pedoman (Pancasila) yang dimiliki Indonesia. "Semua sudah berubah menjadi dengan sejumlah materi. Ini aku, siapa Kamu, berapa hargamu, berapa rupiah? Inilah persoalan bangsa kita saat ini," jelasnya.

Untuk itu, kata Surya Paloh, NasDem ingin ada perubahan dan menjaga pedoman Pancasila. NasDem ingin kembali ke Pancasila untuk kearifan bangsa dan negeri ini. "NasDem menginginkan semua aspek kehidupan, kearifan lokal, gotong royang dan musyawarah mufakat dikedepankan, bukan individualisme," ujarnya.


(RRN)