Usai Lebaran, Pasien Rumah Sakit di Palembang Meningkat

Antara    •    Minggu, 26 Jul 2015 08:53 WIB
kesehatan
Usai Lebaran, Pasien Rumah Sakit di Palembang Meningkat
Ilustrasi (Antara/Abriawan Abhe)

Metrotvnews.com, Palembang: Pasien di rumah sakit di kota Palembang, Sumatera Selatan, mengalami peningkatan usai merayakan Idul Fitri 1436 Hijriyah. Rata-rata, mereka menderita sakit ringan hingga berat.

Sejumlah warga di Palembang, Minggu (26/7/2015), mengatakan setelah merayakan hari besar keagamaan umat Islam sepekan ini, banyak warga yang menderita sakit ringan seperti batuk dan flu karena kurang istirahat, bahkan ada yang sakit cukup berat seperti gangguan pencernaan dan penyakit dalam lainnya sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Banyaknya warga yang sakit dan harus dirawat inap di rumah sakit mengakibatkan antrean dan pasien harus menunggu beberapa jam hingga beberapa hari untuk mendapatkan kamar perawatan di rumah sakit. Kondisi ini ditemui di rumah sakit-rumah sakit milik pemerintah maupun swasta.

Salah seorang warga, Boy Lesmana, mengaku kesulitan untuk mendapatkan kamar rawat inap untuk seorang anaknya berusia 3,5 tahun yang menderita sakit perut dan muntah-muntah.

"Sekarang ini sulit mendapatkan ruangan rawat inap di rumah sakit. Beruntung ada kamar di Rumah Sakit Umum dr. Moehammad Hoesin Palembang walaupun sempat menunggu beberapa jam di ruangan gawat darurat sambil menunggu pasien yang pulang," ujar Boy, melansir Antara, Minggu (26/7/2015).

Warga lainnya, Siti Raisya mengatakan bahwa pascalebaran ini dia harus membawa anaknya yang berusia empat tahun ke rumah sakit RK Charitas Palembang karena sejak dua hari ini perutnya sering sakit, mual dan muntah-muntah.

"Saya tidak tahu mengapa kondisi anaknya langsung drop, padahal pada Lebaran hari pertama hingga ketiga sehat-sehat saja bahkan sangat ceria bermain bersama anak-anak sebayanya lari kesana kemari tanpa ada keluhan sakit sedikitpun," ujarnya.

Mungkin saat bertamu ke rumah saudara, anaknya banyak mengkonsumsi makanan yang sulit dicerna dan mengandung santan, serta banyak meminum air dalam kemasan yang mengandung soda, katanya.

Sementara dokter ahli penyakit dalam dr.Adhi Tantowi SpPD ketika diminta tanggapannya tentang banyaknya warga sakit pascalebaran mengatakan, biasanya masyarakat tidak bisa menjaga pola makan saat Lebaran karena tersedia banyak makanan dan minuman lezat.

Tak mampu menjaga pola makan dan mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi secara berlebihan selama Lebaran menjadi salah satu pemicu banyaknya yang mendadak sakit dan harus dirawat inap di rumah sakit.

Mantan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel itu mengatakan, untuk menghindari serangan penyakit tersebut, pada saat Lebaran masyarakat harus berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman serta tidak mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi berlebihan, 


(MEL)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

7 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA