Driver Go-Jek Wanita Dipukuli di Kawasan Buncit, Ini Kronologinya

M Rodhi Aulia    •    Minggu, 26 Jul 2015 12:05 WIB
penganiayaangojek
Driver Go-Jek Wanita Dipukuli di Kawasan Buncit, Ini Kronologinya
Driver Go-Jek menunggu calon penumpang--Foto: MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Beredar luas di sosial media, seorang driver Go-Jek wanita dipukuli tukang ojek pangkalan di kawasan Buncit Raya, Jakarta Selatan, Jumat 24 Juli 2015 kemarin. Polsek Pancoran, membenarkan aksi pemukulan tersebut.

"Terkait informasi dan foto yang tersebar di sosmed, yang memuat ibu Go-Jek korban pemukulan, di Buncit itu benar," kata Humas Polsek Pancoran, Jakarta Selatan, Bripka Rubiyanto dalam pesan singkatnya yang diterima Metrotvnews.com, Minggu (26/7/2015).

Kata Rubiyanto, Jumat siang pukul 10.30 WIB, driver Go-Jek wanita bernama Istiqamah mendapatkan penganiayaan ringan dari tukang ojek pangkalan Bambang, dengan memukul kepala di bagian belakang. Pemukulan terjadi di kawasan pangkalan ojek Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Jalan Buncit Raya.

Awal mula terjadi penganiayaan tersebut, kata Rubiyanto, Istiqamah baru saja mengantarkan penumpang di kawasan Buncit. Saat hendak pergi, tiba-tiba seorang calon penumpang memberhentikan Istiqamah untuk menggunakan jasanya. Namun dia menolak karena mau pulang alias tak berdinas lagi.

"Tapi calon penumpang tersebut tetap memaksa dan langsung mengambil helm yang digunakan, untuk penumpang. Di saat ibu Istiqamah hendak jalan, tiba-tiba diadang oleh pelaku, Bambang," terang Rubiyanto.

Di tengah aksi penghadangan itu, terjadi adu mulut antara Istiqamah dan Bambang. Akhirnya Bambang yang tak sadar lawan adu mulutnya adalah seorang ibu, melayangkan pukulan dengan tangan kosong ke arah kepala Istiqamah bagian belakang yang kebetulan masih menggunakan helm.

"Tidak terima mendapat perlakuan itu, ibu Istiqamah datang ke Polsek Pancoran untuk mengadukan perkara tersebut. Tapi perkara itu, dapat diselesaikan dengan cara musyawarah kekeluargaan di Polsek Pancoran dengan mempertemukan kedua pihak dan disaksikan oleh pengurus Go-Jek," ungkap Rubiyanto.

Bahkan di sana, Istiqamah sama sekali tidak membuat laporan kepolisian terkait penganiayaan yang dialaminya. Sehingga perkara Jumat siang tersebut dinyatakan selesai dan tak berlanjut ke proses penyelesaian secara hukum konvensional lainnya.

Rubiyanto menegaskan, Istiqamah tidak mengalami luka akibat penganiayaan yang dialaminya seperti foto driver Go-Jek yang beredar di sosial media seperti di Twitter dan Facebook.

"Kami tegaskan bahwa foto yang beredar bukan ibu Istiqamah, melainkan pengemudi Go-Jek lainnya yang mengalami laka lantas di Tanah Abang," pungkas dia.


(MBM)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA