BUMN Diminta Tidak Mengejar Keuntungan Saja

Annisa ayu artanti    •    Senin, 27 Jul 2015 11:04 WIB
bumn
BUMN Diminta Tidak Mengejar Keuntungan Saja
Menteri BUMN Rini Soemarno (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengimbau kepada semua perusahaan milik BUMN untuk tidak hanya mengejar keuntungan semata. Namun, perusahaan milik BUMN juga diminta berkontribusi terhadap peningkatan pembangunan ekonomi Indonesia.

"‎Saya menekankan sebagai perusahaan BUMN tidak hanya memikirkan keuntungan saja. Turut membangun ekonomi Indonesia," kata Rini, saat halal bihalal, di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (27/7/2015).

Menurutnya, jika sebuah perusahaan milik BUMN hanya memikirkan keuntungan semata maka perusahaan tersebut hanya memikirikan jangka waktu pendek saja. Padahal, perusahaan milik BUMN harus juga memikirkan jangka waktu panjang

"Kalau hanya memikirkan keuntungan hanya memikirkan lima sampai 10 tahun mendatang. Tetapi juga harus memikirkan 10 sampai 15‎ tahun (ke depan) juga," ujar dia.

Ia mengungkapkan, bila suatu perusahaan BUMN memikirkan arah 15 tahun mendatang maka perusahaan BUMN itu dituntut memaksimalkan pemanfaataan-pemanfaatan lainnya seperti tenaga kerja dan sumber daya alam lainnya, sehingga semua itu dapat teroptimalkan dengan baik.

"‎Contoh lahan pertambangan harus bisa proses lebih lanjut dan tingkatkan sehingga menyerap tenaga kerja lebih baik, modal negara untuk rakyat, pertanggung jawab harus ada. Pemikiran tidak hanya karena untungnya besar, ‎kinerja berhubungan satu sama lain, sehingga bisa harus punya potensi ke depannya," jelas dia.

Pada sisi lain, Rini mengapresiasi kinerja PT Waskita Karya (Persero) yang berhasil membuahkan kinerja maksimal, dengan mengejar ketinggalan proyek pembangunan Bendungan Raknamo, di Kecamatan Kupang Timur, di mana dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun bendungan tersebut sudah mampu beroperasi.

"‎Kemarin Sabtu dengan Pak Presiden, Menteri PU-Pera dan Menteri Agraria, kita ke Kupang dan disitu kami melihat cek pembangunan waduk yang ground breaking akhir April, dan proses dengan baik, terima kasih Waskita mencanangkan kerjanya tujuh hari dua shift per hari sehingga pembangunan lebih cepat," pungkas dia.


(ABD)

Ade Komarudin Diperiksa untuk Novanto

Ade Komarudin Diperiksa untuk Novanto

10 minutes Ago

Tiga saksi tersebut ialah politikus Partai Golkar Ade Komaruddin, pengusaha Made Oka Masagung, …

BERITA LAINNYA