Ini Pesan Surya Paloh Kepada Kader NasDem Jatim

Amaluddin    •    Senin, 27 Jul 2015 12:30 WIB
surya palohpilkada serentak
Ini Pesan Surya Paloh Kepada Kader NasDem Jatim
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (baju putih) saat memberikan pengarahan kepada bakal calon kepala daerah dari Partai Nasdem Se-Jawa Timur di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (25/7). Foto: MI/Angga Yuniar

Metrotvnews.com, Surabaya: Ribuan kader Partai NasDem se-Jawa Timur hadir dalam acara konsolidasi Partai NasDem dalam menghadapi pilkada serentak pada 9 Desember 2015 mendatang. Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh berpesan agar seluruh kader NasDem mengedepankan kaidah-kaidah Pancasila. 

Saat ini, kata Paloh, kondisi bangsa sudah mengalami distorsi penyelewengan kaidah-kaidah bangsa, dan ini merupakan masalah serius. 

"Bangsa ini telah mengalami distorsi penyelewengan kaidah-kaidah bangsa. Ini yang menjadi masalah bangsa. Apakah Pancasila masih relevan menjadi dasar kehidupan berbangsa. Apakah penghormatan masyarakat pada ketuhanan sudah relevan? Ini pesan buat kita semua (Kader NasDem)," kata Surya Paloh saat menyampaikan pidato wawasan kebangsaan di hadapan ribuan kader Partai NasDem dalam konsolidasi Partai Nasdem se-Jatim, di Surabaya, akhir pekan lalu.

Dengan lantang Surya Paloh menegaskan keberadaan Pancasila di Indonesia sudah mulai meredup. Pancasila sudah mulai tidak mendapat tempat. Undang-undang tidak ditaati, bahkan mulai disiasati. Hampir di semua aspek kehidupan tidak memiliki disiplin kuat sehingga tidak mampu melahirkan anak bangsa yang hebat.

"Sekarang sudah mulai dengan siapa aku, siapa kamu. Berapa hargamu dan berapa hargaku. Semuanya dilakukan atas dasar kesepakatan transaksional. Ini sebenarnya persoalan bangsa kita saat ini," tegas Paloh.

Menurut Paloh, pemerintahan Jokowi-JK harus menerima kondisi Indonesia yang kini terpuruk. "Pengangguran kian merajalela, kemiskinan, perekonomian. Utang-utang. Sampai kapan kita akan seperti ini, sampai kapan?" tanyanya.

Dia berpesan agar kader NasDem benar-benar serius mengembangkan diri jika ingin bangsa dan negara Indonesia bangkit kembali. "NasDem jelas, berkeinginan Indonesia yang lebih baik, Indonesia yang lebih hebat. Karena tidak semua bangsa di dunia memiliki anugerah seperti yang dimiliki Indonesia. Inilah restorasi perubahan yang harus kita lakukan," tukasnya.


(UWA)