Dahlan Iskan tak Hadirkan Saksi Fakta di Sidang Praperadilan

Deny Irwanto    •    Senin, 27 Jul 2015 12:45 WIB
dahlan iskan
Dahlan Iskan tak Hadirkan Saksi Fakta di Sidang Praperadilan
Dahlan Iskan. Antara Foto

Metrotvnews.com, Jakarta: Dahlan Iskan tak akan menghadirkan saksi fakta dalam sidang praperadilan. Kuasa hukum Dahlan, Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pihaknya hanya akan menghadirkan ahli hukum untuk menjelaskan prosedur penetapan kliennya sebagai tersangka.

"Saksi mungkin tidak ada tapi perlu dengan ahli saja. Karena keterangan ahli juga jadi alat bukti sesuai Pasal 184. Tapi belum tahu siapa nanti ahlinya," kata Yusril di gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (27/7/2015).

Soal tudingan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta bahwa perbuatan Dahlan telah merugikan keuangan negara Rp36 miliar, menurut Yusril, menduga-duga boleh saja. Dia menegaskan hanya Badan Pemeriksaan Keuangan yang boleh menghitung kerugian negara.

"Itu hasil perhitungan siapa? Berdasarkan undang-undang atau fatwa Mahkamah Agung? Satu-satunya yang boleh menghitung dugaan kerugian negara yaitu BPK. Jaksa tak punya kewenangan itu. Dugaan itu tak memenuhi standar undang-undang," kata dia.

Yusril yakin Dahlan bisa memenangkan gugatan. "Tentu kalau enggak yakin, enggak mungkin ajukan. Advokat kan seperti dokter, menyatakan bisa sembuh dari sakit atau enggak" tukas dia.

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menetapkan mantan Direktur Utama PLN Dahlan Iskan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan 21 Gardu Induk di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat pada 2011-2013, senilai Rp1,063 triliun.

Dahlan Iskan ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai kuasa pengguna anggaran. Ia diduga melanggar Pasal 2 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.


(TRK)