Kasus Suap

KPK Periksa Bupati Musi Banyuasin

Achmad Zulfikar Fazli    •    Senin, 27 Jul 2015 13:23 WIB
kasus suap
KPK Periksa Bupati Musi Banyuasin
Bukti suap. Foto: MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, Pahri Azhari. Ia diperiksa terkait kasus dugaan suap pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (RAPBDP) 2015 di Kabupaten Muba.

Dalam kasus ini, Pahri akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Syamsudin Fei. "Pahri Azhari akan bersaksi untuk tersangka SF," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2015).

KPK juga memeriksa anggota DPRD Kabupaten Muba Parlindungan Harahap dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan periode 2014-2019 Lucianty Pahri. Keduanya diduga mengetahui kasus suap yang melibatkan Syamsudin Fei.

KPK menangkap tangan empat orang dari pihak eksekutif dan legislatif di Muba terkait kasus ini.
Mereka adalah anggota DPRD asal PDIP Bambang Karyanto dan anggota DPRD asal Gerinda Adam Munandar.

Tersangka dari pihak eksekutif adalah Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Muba Syamsudin Fei serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Beppeda) Muba Fasyar.

Mereka ditangkap saat transaksi suap di rumah Bambang Karyanto di Jalan Sanjaya, Alang-alang, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 19 Juni pukul 20.43 WIB. Penyidik KPK menemukan uang tunai sekitar Rp2,567 miliar dalam pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu dalam tas warna merah.

Diduga, pemberian uang bukan yang pertama kali. Pada Januari, dikabarkan ada pula transaksi serupa dengan angka mencapai miliaran rupiah untuk pengesahan APBD Muba tahun anggaran 2015.

Dalam kasus ini, KPK diketahui sudah mengajukan permohonan pencekalan ke luar negeri terhadap Pahri ke Direktorat Jenderal Imigrasi.

Pahri memimpin Muba pada 2008. Dia naik dari Wakil Bupati menggantikan Alex Noerdin, yang terpilih menjadi Gubernur Sumatera Selatan.

Pada Pilkada 2011, politikus PAN ini maju sebagai calon bupati berpasangan dengan politikus PDI Perjuangan Beni Hernedi. Keduanya berhasil keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara 52 persen.


(TRK)

Kurang Sehat, Pemeriksaan Setnov Ditangguhkan

Kurang Sehat, Pemeriksaan Setnov Ditangguhkan

45 minutes Ago

KPK menangguhkan pemeriksaan kedua tersangka kasus korupsi KTP-el, Setya Novanto dengan alasan …

BERITA LAINNYA