Pulau Jawa Dominasi Investasi Rp144,5 Triliun di Semester I-2015

Dian Ihsan Siregar    •    Senin, 27 Jul 2015 13:58 WIB
investasibkpm
Pulau Jawa Dominasi Investasi Rp144,5 Triliun di Semester I-2015
Kepala BKPM Franky Sibarani (kanan) (ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)

‎Metrotvnews.com, Jakarta: Realisasi investasi di Pulau Jawa tercatat masih mendominasi dibandingkan dengan wilayah lain di luar Pulau Jawa atau mencapai sebesar Rp144,5 triliun di semester I-2015. Dominasi realisasi investasi ini baik untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menjelaskan, BKPM mencatat realisasi investasi selama semester I-2015 mencapai Rp259,7 triliun. Pulau Jawa memiliki porsi paling besar, yakni mencapai Rp144,5 triliun. Sedangkan investasi di luar itu, seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara, serta Maluku dan Papua hanya mencapai Rp115,2 triliun.

"Koridor Jawa Rp144,5 triliun, Sumatera Rp44,7 triliun, Kalimantan Rp39 triliun, Sulawesi Rp14 triliun, Bali dan Nusa Tenggara Rp7,8 triliun, sedangkan koridor ‎Maluku dan Papua mencapai Rp9,7 triliun," kata Franky, ditemui dalam press conference realisasi penanaman modal PMDN-PMA kuartal II-2015, di Kantor Pusat BKPM, Jakarta, Senin (27/7/2015).

Realisasi PMDN dan PMA selama periode Januari-Juni 2015 tercatat PMDN mencapai Rp85,5 triliun‎ dan PMA mencapai Rp174,2 triliun. ‎Realisasi PMDN dan PMA mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

"PMDN naik 17,4 persen dari posisi Rp72,8 triliun ke Rp85,5 triliun, seda‎ngkan PMA naik 16,1 persen dari posisi Rp150 triliun ke posisi Rp174,2 triliun," jelas dia.

Realisasi PMDN sendiri, dia menuturkan, ada lima sektor usaha yang ‎mendominasi, seperti industri makanan mencapai Rp14,1 triliun, listrik, gas dan air Rp11,6 triliun, industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi Rp11 triliun, konstruksi Rp8,3 triliun, dan industri mineral non logam Rp6,7 triliun. Sedangkan sisanya masih disumbang oleh sektor lainnya yang mencapai Rp33,7 triliun.

Untuk realisasi PMA, lima sektor usaha yang banyak menyumbang adalah transportasi, gudang, dan telekomunikasi USD2,4 miliar, pertimbangan USD2,2 miliar, industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik USD1,4 miliar, industri alat angkutan dan transportasi lainnya USD1,1 miliar, dan industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi USD0,9 miliar. Sedangkan sektor lainnya mencapai USD5,9 miliar.


(ABD)

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

Kubu Novanto Ajukan Saksi Meringankan

22 minutes Ago

Langkah tersebut tercantum dalam ketentuan Pasal 65 KUHAP terkait dengan pemanggilan saksi meri…

BERITA LAINNYA