Pengamat Imbau Pemerintah Manfaatkan Penelitian Perikanan

Antara    •    Senin, 27 Jul 2015 14:30 WIB
perikanan
Pengamat Imbau Pemerintah Manfaatkan Penelitian Perikanan
perikanan (ANT,Zabur Karuru)

Metrotvnews.com, Banjarmasin: Pengamat perikanan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Rozali mengimbau pemerintah memanfaatkan hasil penelitian perikanan perguruan tinggi dan pihak lainnya untuk memaksimalkan pengembangan sektor itu.

Menurut Rozali potensi perikanan di perairan Kalimatan Selatan sangat besar sehingga bila dikembangkan secara maksimal akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan.

"Pemerintah daerah bisa melakukan koordinasi untuk memanfaatkan hasil penelitian perguruan tinggi sesuai dengan potensi pengembangan masing-masing daerah," katanya di Banjarmasin, Senin (27/7/2015).

Pemerintah cukup memilah hasil-hasil penelitian yang sesuai dengan rencana pembangunan jangka pendek, menengah maupun panjang. Bappeda masing-masing kabupaten bisa mengundang para peneliti untuk bisa tukar pikiran hasil penelitian yang dihasilkan dan paling sesuai dikembangkan sesuai karakter dan potensi daerah masing-masing.

Menurut Rozali, saat ini sumber daya manusia Kalsel di sektor perikanan cukup memadai, tidak sedikit doktor perikanan yang memiliki kompetensi dan kemampuan cukup untuk pengembangan sektor ini.

"Tinggal bagaimana sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dibangun, untuk memaksimalkan pengelolaan potensi yang ada," katanya.

Kalau kerja sama, kata dia, pada dasarnya sudah dilakukan antara pemerintah dan perguruan tinggi, mungkin kerja sama tersebut harus terus ditingkatkan. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggali potensi kelautan dan perikanan di lima kabupaten setempat yang wilayah pesisirnya panjang dan terbentang luas.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kalsel Isra mengatakan, wilayah pesisir lima kabupaten itu terbentang panjang dan luas sehingga potensinya perlu terus digali.

Lima kabupaten potensial dengan wilayah pesisir yang luas yakni Tanah Bumbu dengan garis pantai 162,47 km, Kotabaru 919,8 km, Tanah Laut 175,63 km, Banjar 4,41 km dan Batola 17,86 km.
Potensi perikanan Kalsel meliputi garis pantai 1.290,17 km, perairan umum satu juta kilometer, kolam 2.400 hektare, tambak 53,382 hektare (ha) dan sawah 3.572 ha.

Menurut dia, potensi wilayah pesisir itu terutama perikanan masih belum digarap maksimal karena kurangnya sarana prasarana penangkapan ikan oleh warga setempat.

Kondisi itu bisa disikapi melalui pemberian bantuan kepada nelayan wilayah pesisir dalam bentuk hibah berupa kapal penangkap ikan agar tangkapannya lebih banyak. Pemprov Kalsel juga membangun pabrik es di wilayah pesisir untuk membantu nelayan agar bisa mengawetkan hasil tangkapannya.


(SAW)