Balap Motor

MotoGP VS WSBK, Karakter Motor dan Gaya Balap jadi Pembeda

Ahmad Garuda    •    Senin, 27 Jul 2015 15:48 WIB
motor balap
MotoGP VS WSBK, Karakter Motor dan Gaya Balap jadi Pembeda
Motor MotoGP VS motor WSBK, beda performa dan karakter gaya pembalap. Yamaha/WSBK

Metrotvnews.com: Bagi yang awam melihat perbedaan antara ajang balap MotoGP dan World Superbike Championship (WSBK), secara garis besar perbedaanya bisa dilihat dari karakter motor.

Istilah gampangnya, motor di ajang balap MotoGP adalah motor yang sengaja dibuat untuk balapan. Sedangkan motor di ajang balap WSBK atau Superbike adalah motor yang harus diproduksi massal. Bahkan ketika sebuah tim manufaktur memutuskan untuk ikut di balap ini, wajib hukumnya menjual tipe motor yang dalam jumlah tertentu sebelum ikut di balap tersebut.

Lebih jauh lagi, jika melihat karakter antara kedua motor, memilki perbedaan yang sangat besar. Di ajang balap MotoGP, penggunaan material atau komponen terbaik dan teknologi tertinggi dalam balap motor dilakukan di sana. Setup motor dan setiap perubahan kecil punya pengaruh pada performa motor.

"Sebenarnya melakukan pekerjaan di MotoGP dan WSBK hampir sama. Hanya saja level kompetisi di MotoGP sudah sangat tinggi. Butuh konsentrasi tinggi jika ingin melakukan setiap perubahan setup pada motor. Pembalap juga benar-benar harus menyampaikan sisi yang membuatnya tak merasa nyaman agar setup untuk membuat nyaman dan pede dengan motornya tepat sasaran," ujar Silvano Galbusera, membandingkan pengalamannya sebagai kepala mekanik di ajang WSBK dan MotoGP.

Pria yang sekarang menjadi kepala mekanik untuk Valentino Rossi itu, merasa bahwa di ajang balap MotoGP, kesempurnaan performa motor secara keseluruhan punya peran sangat besar. "Jika beda performa motor 0,1 detik saja, perbedaan di akhir balapan baru akan terlihat bahwa selisihnya jadi dua detik. Itu berarti satu atau dua posisi di belakang pembalap lainnya. Jadi pengaruhnya sangat besar."

Galbusera juga menegaskan bahwa di motor WSBK, meskipun setup motor tak sempurna, namun karakter gaya balap seorang pembalap punya peran sangat besar. "Di WSBK, jika setup motor hanya 90 persen, namun jika Anda memiliki pembalap dengan karakter gaya balap yang bagus, masih berpotensi meraih kemenangan. Tapi di MotoGP itu tak berlaku, syarat utamanya adalah motor harus sempurna untuk trek dan kondisi yang ada," klaimnya.

Hasilnya bisa dilihat pada performa Marco Melandri. Pembalap asal Italia itu, pindah ke ajang balap WSBK bersama Yamaha di tahun 2011 usai tampil biasa saja bersama tim Gresini Honda di MotoGP 2010. Alhasil Ia menjadi penantang terbaik meraih titel juara dunia di WSBK 2011 dan tampil sebagai runner up.

Lantaran tampil kuat di WSBK hingga 2014, Ia kembali direkrut mantan timnya dulu yaitu Gresini Racing yang sekarang didaulat jadi tim manufaktur Aprilia Racing. Hasilnya Ia tetap tak bisa berkompetisi melawan pembalap barisan belakang lainnya.


(UDA)

KPK Diminta Hati- hati dengan Fitnah Nazaruddin

KPK Diminta Hati- hati dengan Fitnah Nazaruddin

43 minutes Ago

Tridianto mengatakan, sejak kasus Hambalang menguak, Nazaruddin dianggap kerap memfitnah Anas.&…

BERITA LAINNYA