Ada Perpeloncoan Saat MOS, Kepala Sekolah Dimutasi

Roni Kurniawan    •    Senin, 27 Jul 2015 21:55 WIB
pendidikan
Ada Perpeloncoan Saat MOS, Kepala Sekolah Dimutasi
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (kiri). Foto: Dokumen DPD

Metrotvnews.com, Bandung: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengancam akan mengganti kepala sekolah jika terbukti terjadi perpeloncaan saat masa orientasi siswa (MOS) pada tahun ajaran 2015-2016 yang mulai berlangsung Senin, 27 Juli, ini.

"Kita akan ganti kepala sekolahnya," ujar pria yang akrab disapa Emil kepada wartawan, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (27/7/2015).

Secara teknis, Emil pun meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung untuk mengawasi proses MOS. Emil ingin memastikan pendidikan di Kota Bandung terhindar dari perpeloncoan, baik berupa fisik maupun nonfisik.

"Intinya, saya minta Disdik bikin hotline untuk layanan pengaduan bila terjadi hal-hal seperti itu. Saya juga tidak setuju adanya senioritas, apalagi adanya kekerasan fisik. Dan saya akan pastikan ke Disdik agar perpeloncoan tidak terjadi di Kota Bandung," imbuhnya.

Menanggapi perintah tersebut, Kepala Disdik Kota Bandung Elih Sudiapermana mengaku sudah punya cara untuk mengantisipasi perpeloncoan.

"Kita sudah antisipasi sesuai arahan pak Menteri dengan menyebarkan poster-poster yang berisi imbauan atau larangan keras untuk kegiatan MOS yang diwarnai dengan perpeloncoan," jelas dia. 

Orang tua siswa juga wajib mengantarkan anaknya ke sekolah. Selain itu, Disdik Kota Bandung pun membuka layanan pengaduan bagi orang tua siswa atau siswa.

"Silakah datang ke kami (Disdik), ke bagian humas pengaduan setiap jam kerja. Atau bisa lewat website PPDB atau website Disdik," tegas Elih.


(UWA)