Evy Ditanyai KPK Seputar Uang Suap

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 28 Jul 2015 02:06 WIB
suap
Evy Ditanyai KPK Seputar Uang Suap
Istri Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti, ditemani sang suami usai pemeriksaan di KPK -- MTVN/Wanda Indana

Metrotvnews.com, Jakarta: Istri muda Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti mengaku dicecar berbagai pertanyaan seputar suap hakim PTUN Medan. Salah satunya soal uang dan aliran dana yang diduga dipakai Yagari Bhastara (Gerry) dan OC Kaligis dalam melakukan suap.

"Iya soal itu (uang ke OC Kaligis)," kata Evy di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2015).

Namun, ia enggan mengungkapkan dari mana asal uang yang diberikan kepada Kaligis tersebut. "Nanti saja biar bapak (Gatot Pujo Nugroho) yang jelaskan. Nanti saja," ujar dia.

Evy bersama suaminya Gatot diperiksa penyidik KPK sebagai saksi dari tersangka,  yang merupakan anak buah dari OC Kaligis terkait kasus dugaan suap hakim PTUN Medan. Evy dan Gatot diperiksa sekitar 14 jam oleh penyidik KPK.

Sebelumnya, Penasihat hukum Evy, Razman Arif Nasution membenarkan kliennya sering memberi uang pada Kaligis. Tapi, Dia membantah duit diberikan untuk suap.

"Dia punya suami ingin kinerja Pemda enggak terganggu, keluarkan dana untuk lawyer fee, operational fee, bukan untuk menyuap hakim," kata Razman di Gedung KPK, Rabu 22 Juli lalu.

Diketahui, O.C. Kaligis and Associates adalah kuasa hukum pribadi Gatot Pujo Nugroho. Sebelum penangkapan, Gerry sebagai anak buah Kaligis tengah menangani permohonan Pemerintah Provinsi Sumut yang diajukan Kebiro Keuangan Sumut Ahmad Fuad Lubis di PTUN Medan.

Dalam perkara itu, Fuad Lubis memenangkan perkara. Diduga, ada uang suap yang diberikan pada hakim supaya permohonannya diterima hakim. Pasalnya, saat penangkapan Gerry, panitera, dan tiga hakim PTUN Medan, penyidik KPK mengamankan 15 ribu dolas AS dan lima ribu dolar Singapura dari Ruangan Ketua PTUN Medan.


(SUR)