'Adu Celurit' Terjadi di Bangkalan, 2 Warga Tewas

Agus Josiandi    •    Selasa, 28 Jul 2015 10:32 WIB
kekerasan fisik
'Adu Celurit' Terjadi di Bangkalan, 2 Warga Tewas
Seorang warga menjalani perawatan di RS setelah adu celurit di Bangkalan, Metrotvnews.com/ Agus Josiandi

Metrotvnews.com, Bangkalan: Dua warga tewas dalam 'adu celurit' di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Perkelahian itu juga mengakibatkan dua orang luka berat.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 18.30 WIB, Senin 27 Juli. Peristiwa itu terjadi di Desa Berbeluk, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan. Namun motifnya belum diketahui.

"Kami belum mengetahui motif serta kronologis terjadinya insiden ini. Kami masih mengumpulkan informasi dan akan meminta keterangan dari keluarga korban," ujar Kapolsek Arosbaya,  AKP Adi Wira, saat ditemui di Ruang UGD RSUD Syamrabu Bangkalan, Selasa (28/7/2015).

Selepas salat Magrib, perkelahian terjadi antara dua kelompok. Kedua kubu saling serang dan menggunakan senjata tajam jenis celurit untuk melumpuhkan lawan.

Dua orang tewas di tempat yaitu Mudi, 35 dan SUnar, 40. Luka serius akibat senjata tajam tampak di sekujur tubuh keduanya.

Sementara dua orang mengalami luka berat. Khodir, 32, mengalami luka di kepala dan paha. Sementara Zaini, 30, mengalami luka pada wajah sebelah kiri. Keduanya menjalani perawatan intensif di RSUD Bangkalan.

Kondisi keduanya kritis dan terus melemah. Sehingga, mereka dirujuk ke sebuah rumah sakit di Surabaya.

Sementara itu, polisi masih berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian. Polisi mengantisipasi bentrokan susulan dari keluarga kedua pihak.


(RRN)