Daripada Diperiksa, Kaligis Minta Ditembak Mati

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 28 Jul 2015 12:57 WIB
kpk tangkap hakim ptun
Daripada Diperiksa, Kaligis Minta Ditembak Mati
Alamsyah Hanafiah memperlihatkan surat dari Kaligis---MTVN/Yogi

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengacara kondang Otto Cornelis Kaligis menolak diperiksa sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, dia ingin pemeriksaannya sebagai tersangka didahulukan.

"O.C. Kaligis katanya tekanan darah tingginya 190 per 90. Jadi intinya dia tidak bersedia untuk diperiksa hari ini, 'Untuk di-BAP, saya tolak, lebih baik saya ditembak mati kalau diperiksa hari ini'," ujar Alamsyah Hanafiah, salah satu penasihat hukum Kaligis, menirukan ucapan advokat senior itu saat ditemui di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2015).

Kaligis sedianya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka M. Yagari Bhastara alias Gerry yang merupakan anak buahnya. Alamsyah menyampaikan surat yang dituliskan langsung Kaligis ke KPK. Dia menerangkan, kliennya ingin KPK segera melimpahkan kasus dugaan suap hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Medan yang menjerat Kaligis.

"Dia mau langsung disidang di pengadilan karena alasannya dari penyidik KPK sudah punya dua alat bukti yang cukup. Kalau bukti cukup, minta sidang segera, itu saja," papar dia.

Dia menolak bila Kaligis disebut tak kooperatif dalam pemeriksaan KPK. Pasalnya, jelas Alamsyah, Kaligis sudah ditahan sejak 14 Juli lalu. Alamsyah memaparkan, penolakan ini merupakan hak Kaligis selaku tahanan KPK.

"Iya dia tidak mau, itu kan hak dia," imbuh dia.

Tindakan Kaligis, jelas Alamsyah, tak bisa dikatagorikan sebagai upaya menghalang-halangi penyidikan. Pasalnya, Kaligis sudah menjadi tersangka.

"Dia untuk jadi saksi untuk diperiksa sebagai tersangka, dia berhak diam, dia tidak mau jawab BAP boleh, KUHAP kita mengatur. Atau saya keberatan jadi saksi boleh, apalagi jadi saksi di kasusnya sendiri, boleh. Bukan pengertian merintangi. Yang dimaksud merintangi itu dalam kasus lain dia menutup-nutupi atau menghindari," jelas dia.

Berikut isi surat yang ditulis Kaligis:

"Kepada komisioner KPK yang sangat saya hormati.

Hari ini saya diperiksa lagi di-BAP, lebih baik saya ditembak mati oleh KPK.

(ttd) 28/7/2015

Periksa saya di sidang pengadilan, diperiksa sebagai tersangka dulu, baru saksi.

'Saya tolak'.



(TII)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA