Operasi Ketupat 2015 Turunkan Kecelakaan Hingga 9%

Renatha Swasty    •    Selasa, 28 Jul 2015 13:12 WIB
lalu lintas
Operasi Ketupat 2015 Turunkan Kecelakaan Hingga 9%
Kabag Penum Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Suharsono--Metrotvnews.com/Renatha

Metrotvnews.com, Jakarta: Mabes Polri mencatat kecelakaan selama Lbaran 2015 turun sembilan persen selama pelaksaan Operasi Ketupat 2015. Angka tersebut didapat selama 16 hari operasi digelar.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Suharsono, angka kecelakaan turun menjadi 3.048 kasus dari 3.337 kasus. "Kecelakaan lalu lintas ada penurunan baik segi kuantitas maupun kualitas. Kasus kecelakaan lalu lintas tahun 2015, 3.048 kasus sementara kasus kecelakan pada 2014, 3337 kasus," kata Suharsono dalam konfrensi pers di Divhumas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2015).

Suharsono menjelaskan, penurunan kecelakaan lalu lintas juga berimbas pada penurunan korban. Polri mencatat korban meninggal sebanyak 646 orang, turun 11 persen dari tahun lalu sebanyak 722 orang. Korban luka berat sebanyak 1.057 orang, turun lima persen dari tahun lalu sebanyak 1.107 orang, serta korban luka ringan sebanyak 3.891 orang, turun tujuh persen dari tahun lalu sebanyak 4.195 orang.

Kepolisian daerah yang mengalami lima kecelakaan paling besar yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. "Ada perbaikan, tahun lalu Polda Metro Jaya masuk lima besar tahun ini berhasil keluar," pungkas dia.

Suharsono menyebut penurunan kecelakaan ini lantaran polisi, TNI dan dari lembaga lain yang dikerahkan sangat banyak, kurang lebih 200 ribu jumlahnya. Pemerintah juga, kata dia, berupaya memperbaiki sarana dan prasarana jalan. Juga pembukaan jalan baru, meski belum 100 persen tapi tetap dipakai untuk darurat. Kendati demikian petugas disiapkan lebih banyak di tempat itu.

"Juga ada pembentukan check point arus mudik mulai dari Subang sampai Brebes. Fungsinya khususnya ya untuk kendaraan roda dua. Jadi setelah dua jam menempuh perjalanan maka pengendara diwajibkan menepi," pungkas dia.

Dengan adanya check point di 3.000 titik dengan 1.200 pos pelayanan itu pula mudik Lebaran 2015 menjadi lebih baik. "Tahun 2015 lebih baik dari tahun 2014 ke depan dengan kekurangan yang ada kita evaluasi terus, sehingga 2016 dan seterusnya akan lebih baik," ujar Suharsono.
 


(TII)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA