Empat Risiko Ekonomi yang Harus Diwaspadai RI

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 28 Jul 2015 15:39 WIB
ekonomi indonesia
Empat Risiko Ekonomi yang Harus Diwaspadai RI
Ilustrasi ekonomi, ANT, Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Pusat Kebijakan Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Luky Al-Firman mengatakan setidaknya ada empat risiko ekonomi yang mesti dihadapi Indonesia.

Pertama yakni mengenai harga komoditas yang terus menurun. Jika kondisi ini terus berlanjut maka ekspor Indonesia yang selama ini mengandalkan komoditas akan semakin merosot.

"Sepanjang Tiongkok masih melemah dan hanya tumbuh enam persen dan harga komoditas turun seperti batu bara yang sekarang hanya USD50, di mana biasanya USD150, ke depan kita enggak bisa berharap banyak," kata Luky dalam paparannya pada acara CORE Mid-Year Economic Review 2015, di Graha Sucofindo, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2015).

Kedua yakni kondisi emerging market atau negara berkembang yang masih mengalami perlambatan, khususnya Tiongkok, sehingga harus dipastikan jangan sampai mengalami hard landing setelah sebelumnya negara  Tirai Bambu mengalami hard landing.

Ketiga, Pemerintah perlu mewaspadai negara maju seperti Amerika Serikat (AS) contohnya yang berencana menaikkan tingkat suku bunganya. Karena kenaikan suku bunga yang belum pasti membuat orang terus berspekulasi sehingga tersandera oleh rencana tersebut.

Keempat, prospek perekonomian ke depan khususnya negara maju seperti Brasil dan Rusia yang nantinya akan berdampak ke Indonesia.

"Namun kalau dilihat dari berbagai macam persepsi, Insya Allah so far Indonesia masih positif," jelas dia.



(SAW)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA