Ribuan Kios Liar Penjual Miras Resahkan Warga Batam

Hendri Kremer    •    Selasa, 28 Jul 2015 15:40 WIB
bangunan liarpilkada serentak
Ribuan Kios Liar Penjual Miras Resahkan Warga Batam
Personel TNI AD melakukan pembongkaran sejumlah kios, Makassar, Sulsel, Rabu (14/1). ANTARA FOTO/Dewi Fajriani

Metrotvnews.com, Batam: Sekira 2.000 kios liar tumbuh subur di sekitar Right of Way (ROW) jalan Kota Batam. Kios-kios itu banyak muncul di daerah Puri Mas 2, Batam Centre, dan depan komplek industrial Sagulung Batu Aji.

Pantauan Media Indonesia, bangunan kios di sepanjang jalan Batam Centre depan kompleks industrial tertata rapi. Beberapa menggunakan atap berbahan spandek dan semipermanen. Beberapa kios berdiri permanen.

Hampir sebagian besar kios-kios liar tersebut milik sejumlah anggota organisasi kepemudaan dan LSM di Batam. Kios-kios itu menjual minuman keras dan menjadi ajang berkumpul para pemuda.

Sejauh ini, Pemkot Batam tidak bertindak apa-apa dengan kios-kios itu. Seorang sumber Media Indonesia di pemkot Batam mengatakan, mereka tidak berani membongkar karena ada perintah agar kios-kios tersebut tak diganggu sebelum pilkada di Kepri selesai.

"Perintahnya begitu. Ini terkait pengerahan massa nantinya. Kami hanya menjalankan tugas saja. Mungkin sehabis pilkada Kepri baru akan dilakukan penindakan. Jumlah kios setelah dihitung mencapai 2 ribu," kata dia.

Camat Batam Kota, Ridwan, mengatakan pihaknya tak mengetahui tentang pembangunan kios tersebut. Malah, kata dia, tidak ada laporan yang masuk kepadanya.

"Laporannya belum ada. Kalau pun ada, kami tidak pernah mengizinkan adanya pembangunan kios di ROW jalan. Kami akan lakukan tindakan tegas apabila peringatan tersebut tidak diindahkan dan kami juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP," katanya.

Sementara itu, puluhan warga Tanjung Uncang Batuaji, menagih janji tim terpadu untuk menertibkan kios atau lapak liar yang berada di buffer zone tersebut.

Sebelumnya, tim terpadu berjanji akan menertibkan kios-kios itu setelah Lebaran. Namun, sampai sekarang belum ada realisasi.

"Kemarin ada nambah satu lapak lagi. Bahkan, mereka membuang sampah di belakang kios. Sampah itu dibuang pas di depan rumah kami," kata Thomson Sitorus, warga Batuaji.

Dia menegaskan warga akan tetap mengambil tindakan sendiri jika awal Agustus ini tim terpadu tidak juga turun tangan.


(UWA)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA