Menhub Jonan Apresiasi Informasi BMKG soal Erupsi Gunung Raung

Husen Miftahudin    •    Selasa, 28 Jul 2015 16:01 WIB
gunung raung
Menhub Jonan Apresiasi Informasi BMKG soal Erupsi Gunung Raung
Gunung Raung erupsi dan muntahkan material vulkanik,Antara,Candra Setya

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengapresiasi informasi erupsi Gunung Raung yang diberikan oleh Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Andi Eka Sakya langsung kepada dirinya. Dengan informasi tersebut, Jonan dapat mengambil tindakan cepat untuk menutup bandara karena debu vulkanik Gunung Raung dapat membahayakan penerbangan.

"Kalau beliau sms jam berapa pun pasti saya baca. BMKG tidak bisa mengubah gunung itu meletus atau tidak, sebaran abu juga tidak bisa diubah. Saya sangat terima kasih sekali, karena beliau (seperti) jubir Yang Maha Kuasa saja (karena langsung berikan informasi sebaran debu vulkanik erupsi Gunung Raung)," ujar Jonan dalam konferensi pers penutupan posko terpadu angkutan lebaran di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2015).

Informasi dari BMKG menurut dia sangat penting. Pasalnya, informasi tersebut dapat dijadikan sebagai patokan dalam dunia penerbangan. Sehingga ketika terdapat cuaca yang buruk dan erupsi gunung, Kemenhub dapat segera langsung menutup bandara demi keselamatan penerbangan.

"Kita tidak mungkin melakukan penanganan penerbangan (tanpa informasi BMKG), sangat sulit. Yang ditakutkan bukan gunung tapi airlines . Kalau bapak (Andi) salah info, risikonya lebih besar," pungkas Jonan.

Sebagai informasi, menurut data Kemenhub, Erupsi Gunung Raung menyebabkan penutupan pada Bandara Juanda, Bandara Ngurah Rai, Bandara Blimbing Sari, Bandara NotoHadinegoro, Bandara Trunojoyo, dan Bandara Abdulrachman Saleh. Penutupan ini jelas mengganggu arus mudik Lebaran tahun ini.

Terkait musim mudik Lebaran tahun ini, memang penerbangan dalam negeri mengalami keterlambatan sebanyak 8.759 penerbangan atau 20,88 persen seperti yang dilansir tim posko angkutan udara sejak 2 Juli (H-15) hingga 26 Juli (H+8). Sedangkan 77,73 persen atau sebanyak 41.943 penerbangan yang dijadwalkan, tepat waktu.



(SAW)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA