Gagal Transaksi di Jakbook & Edu Fair, Bank DKI Tuding Warga Lupa PIN

Meilikhah    •    Selasa, 28 Jul 2015 17:19 WIB
pameran buku
Gagal Transaksi di Jakbook & Edu Fair, Bank DKI Tuding Warga Lupa PIN
Pengunjung mendatangi satn Bank DKI. (Foto: MTVN/ Meilikhah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Corporate Secretary Bank DKI Zulfarshah menuding warga DKI Jakarta pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang gagal transaksi di Jakbook & Edu Fair karena lupa PIN (personal identification number). Kesalahan bukan hanya soal macetnya mesin debet.
 
"Kadang-kadang mereka lupa PIN atau enggak tau PIN-nya berapa," kata Zul, di Pondok Laguna Resto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2015).
 
Agar memudahkan warga mengakses kembali PIN kartu, pihaknya menyiapkan empat mesin ATM Bank DKI agar warga bisa reset PIN. Namun, warga yang sudah berhasil mereset PIN-nya justru kembali lupa digit nomor PIN saat melakukan transaksi.
 
Ia mengungkapkan, banyak warga yang baru mengurus KJP di lokasi pameran. Padahal seharusnya, warga hanya bisa mendapatkan KJP di bank DKI tempat pertama kali membuka rekening.
 
"Padahal sudah disosialisasikan, KJP tidak dibagikan di sini. Mereka harus buat di Bank DKI tempat pertama kali membuka rekening. Bahkan ada yang membawa buku tabungannya saja lalu diperlihatkan ke stand. Kalau begitu bagaimana nempelin bukunya (ke mesin debet)? Kan salah paham," lanjut Zul.
 
Meski begitu, dia mengaku puas dengan helatan acara Jakbook & Edu Fair yang berlangsung sejak kemarin hingga 3 Agustus mendatang. Dari sekian banyak pemegang KJP, sudah ada sekitar 12.454 orang warga yang menggunakan KJP di acara itu. "Kalau nominal uangnya sekitar Rp1,5 miliar. Pengunjung dilayani dengan baik," pungkasnya.


(FZN)