Tiga Sentimen yang Buat Indeks Terjungkal

Dian Ihsan Siregar    •    Selasa, 28 Jul 2015 17:41 WIB
ihsg
Tiga Sentimen yang Buat Indeks Terjungkal
Bursa, (ROMMY PUJIANTO,MI)

Metrotvnews.com, Jakarta:  Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih terjun bebas ke posisi zona merah dipengaruhi tiga indikator, yaitu sentimen dari Indeks Shanghai, gerak rupiah yang melemah, dan kinerja emiten global yang mengalami perlambatan.

"‎Memang paling parah itu datang dari indeks Shanghai, kalau indeks kita memang selama ini psikologis, bursa Shanghai melemah, kita akan melemah. Tiongkok juga mengalami perlambatan," ujar Reza kepada  Metrotvnews.com, Selasa (28/7/2015).

Penurunan indeks Shanghai berdampak sementara bagi Indonesia walaupun sangat besar. Sebab nilai ekspor bakal turun besar-besaran dan pada akhirnya pasar Indonesia akan mendapatkan respons negatif dari keadaan tersebut.

Bahkan, kemungkinan terburuknya indeks bisa melemah hingga level 4.650. Hal itu dikarenakan level support yang diperkirakan 4.760 sudah bisa ditembus. 

"Katakanlah hari Jumat laporan keuangan emiten semester II bagus maka bisa positif, kalau jelek maka akan negatif juga gerak indeks kita," tutur dia.

Keadaan penurunan ini harus diantisipasi secepatnya oleh pemerintah. Antisipasi yang dilakukan pemerintah bisa dengan memberikan kepercayaan kepada pelaku pasar (investor), mengevaluasi setiap kebijakan ekonomi, dan memberitahukan setiap kampanye kebijakan arah yang dilakukan pemerintah. 

"Kalau itu bisa dilakukan, setidaknya sentimen positif akan dirasakan ke pelaku pasar, dan berdampak baik bagi indeks," tutur dia.

Sampai saat ini pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum merespons cepat pasar yang sedang jatuh, sehingga jatuh terperosok lebih dalam. 

"Paling tidak, pemerintah mengimbau ke pelaku pasar agar tidak panik dengan kejadian seperti saat ini, jangan sampai enggak dilakukan juga, akhirnya psikologi di market jadi jelek, dan menurun seperti sekarang ini," tutup dia.

Sekadar diketahui, pergerakan indeks sore ini makin tak terkendali. Minimnya sentimen positif tak membuat gerak IHSG menuju zona hijau.

Perdagangan indeks pada Selasa (28/7/2015) ditutup makin ambles 56,53 poin atau setara 1,2 persen menjadi 4.714. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga turun 12,08 poin atau setara 1,5 persen ke 796 dan JII turun 3,51 poin ke 628.

Pada penutupan perdagangan sore ini, hanya sektor pertambangan saja yang menjadi satu-satunya sektor yang menguat sendirian sebesar 1,32 poin. Sementara sektor perkebunan melemah paling tajam sebesar 51,19 
poin.

Volume transaksi perdagangan saham sore ini ditutup sebanyak 3,1 miliar lembar saham senilai Rp3,5 triliun. Sebanyak 71 saham menguat, 219 saham melemah, 90 saham stagnan, dan 177 saham tidak ada 

perdagangan.


(SAW)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA