Penyerapan Belanja Pemerintah Lamban, Industri Tekstil tak Laku

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 28 Jul 2015 18:05 WIB
industri tekstil
Penyerapan Belanja Pemerintah Lamban, Industri Tekstil tak Laku
Ilustrasi industri tekstil di Majalengka. FOTO ANTARA/Rezza Estily

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat Usman mengatakan Indonesia merupakan satu-satunya negara di mana konsumsi rumah tangganya sangat bergantung dengan penyerapan belanja pemerintah.

"Belanja masyarakat Indonesia tergantung dari belanja pemerintah, dan itu tidak bagus," kata Ade, dalam acara CORE 2015 Mid-Year Review: Managing Economic Slowdown, di Graha Sucofindo, Jakarta Pusat, Selasa (28/7/2015).

Asal tahu saja, penyerapan belanja pemerintah selama semester I baru 39 persen dengan nilai Rp773,9 triliun dari total pagu belanja dalam APBN Perubahan 2015 sebesar Rp1.984,1 triliun berdampak pada daya beli masyarakat yang menurun.

Ade mencontohkan pada industri tekstil misalnya, mengalami dampak dengan menurunnya penjualan karena daya beli masyarakat menurun. Biasanya, saat momen lebaran, penjualan tekstil selalu mengalami peningkatan yang signifikan, namun tahun ini industri tekstil mengalami penurunan penjualan.

"Biasanya Lebaran seluruh gudang kosong, tapi tahun ini tetap penuh gudang, sampai sekarang. Enggak hanya di kita tapi makanan-minuman, otomotif, manufaktur dan semua terjadi penurunan signifikan dalam penjualan," ujarnya.

Dia memperkirakan dengan penurunan daya beli masyarakat tersebut, tahun ini pertumbuhan industri tekstil pun hanya akan berkisar empat persen. Namun dirinya yakin, tahun depan akan terjadi peningkatan.

"Tapi tahun depan ini akan meningkat," pungkas dia.


(AHL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA