PM Inggris Puji Toleransi Beragama di Indonesia

Laela Zahra    •    Selasa, 28 Jul 2015 18:18 WIB
indonesia-inggris
PM Inggris Puji Toleransi Beragama di Indonesia
PM Inggris David Cameron (kiri) berdialog dengan cendekiawan Muslim di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (28/7/2015). (Foto: AFP / Yudhi Mahatma / POOL)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perdana Menteri Inggris David Cameron mengunjungi Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (28/7/2015), dalam rangka membahas ancaman terorisme dan ekstremisme global. 

Cameron disambut Ketua Masjid Sunda Kepala Aksa Mahmud dan beberapa cendekiawan Muslim Indonesia, di antaranya Din Syamsuddin, Alwi Shihab, Yenni Wahid, dan Azyumardi Azra. 

Sang PM memuji pencapaian Indonesia dalam hal toleransi beragama. Umat Islam dan pemeluk agama lainnya di Indonesia dapat hidup damai tanpa adanya konflik berarti. Cameron juga kagum atas penolakan sebagian besar masyarakat Indonesia terhadap radikalisme, terutama terkait ancaman kelompok militan Islamic State (ISIS). 

"Saya pribadi merasa bersyukur dan sedikit tersanjung bahwa Indonesia dianggap berhasil (oleh Inggris)," ucap Din Syamsuddin, setelah berdialog dengan Cameron. 

Menurut data pemerintah Inggris, lebih dari 1000 warganya telah bergabung dengan ISIS di Irak dan Suriah. Jumlah ini relatif tinggi dibanding militan ISIS asal Indonesia yang hanya ada di kisaran 500. Padahal, Indonesia adalah negara dengan Muslim terbanyak di dunia. 

"Pada intinya PM Cameron ingin belajar dari pengalaman Indonesia dalam menghadapi ancaman radikalisme termasuk yang menggunakan kekerasan," kata Din. 

Din menyerukan agar umat Islam di Indonesia terus menjalankan prinsip jalan tengah, yakni tidak condong ke gerakan sayap kanan atau kiri. 

"Watak Islam yang damai rukun santun dengan prinsip jalan tengah bisa terus diserukan dan jangan pernah terpengaruh pikiran lain. Insyaallah watak Islam ini kita promosikan ke luar negeri sebagai salah satu faktor menciptakan perdamaian dunia," tutup Din. 



(WIL)