Keluarga Yakin Noerbaety Dibunuh karena Berita

Kisar Rajaguguk    •    Selasa, 28 Jul 2015 18:34 WIB
penemuan mayat
Keluarga Yakin Noerbaety Dibunuh karena Berita
Tiga tersangka perampokan dan pembunuhan terhadap wartawati Noerbaety Rofiq di Mapolres Depok, Jawa Barat, Sabtu 18 Juli 2015. Foto: MI/ Bary Fathahilah

Metrotvnews.com, Jakarta: Keluarga meyakini motif pembunuhan Noerbaety Rofiq, 44, wartawati lepas berkaitan dengan pemberitaan. Dua pekan sebelum dibunuh, korban mengaku diteror lantaran keberaniannya mengungkap kasus korupsi yang merugikan keuangan negara.

"Dua minggu sebelum ditemukan terbunuh Baety menceritakan diincar seseorang yang tidak senang boroknya diberitakan. Kami meyakini bahwa matinya Baety berkaitan dengan berita," kata Tundjichah, kakak Noerbaety, Selasa (28/7/2015).

Saat ditemukan, dia mengatakan, jenazah Baety mulai membusuk dalam posisi telungkup di ruang tamu rumahnya di Kampung Bojong Depok Baru RT 001 RW 09 Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Sabtu 18 Juli. Ia menyebutkan di tubuh Baety ada 11 lubang bekas ditusuk benda tajam. Leher Baety nyaris putus digorok menggunakan pisau.

"Kami tak yakin kasus yang terjadi pada adik saya Noerbaety murni perampokan dan pembunuhan. Karena itu, polisi harus melakukan penyelidikan mendalam motif sesungguhnya. Versi kami kasus tersebut bermotif dendam karena korban membongkar borok pejabat sehingga meminjam tangan orang lain untuk menghabisinya," kata Tundjichah.

Tundjichah tidak menjelaskan borok siapa yang diungkap Baety. Ia hanya menyampaikan bahwa korban sempat bercerita diteror seseorang atas keberaniannya membongkar aib pejabat yang diduga terlibat korupsi "Hanya itu yang disampaikan," ujarnya.

Dia mengatakan, kalau pembunuhan itu murni perampokan mengapa hanya peralatan kerja seperti laptop, tape recorder, dan handphone yang diambil. "Korban punya perhiasan emas, sepeda motor, dan masih banyak lagi benda bernilai mahal, kenapa tak dibawa kabur?"

Almarhum menggeluti dunia jurnalis semenjak lulus kuliah pada1998. Baety merupakan anak bungsu dari empat bersaudara buah perkawinan Nurjanah dan Mashudi Rofiq.

Imam Sudarto, 60, warga Kompleks Perumahan Gaperi, Desa Kedung Waringin, Bojong Gede, yang rumahnya berjarak 500 meter dari rumah korban, juga menyampaikan bahwa korban pernah meminta bantuan kepada dia untuk merahasiakan rumahnya. "Korban pernah berpesan untuk merahasiakan keberadaannya," kata Imam.

Menurutnya, Deni Setiawan, tersangka pembunuh Baety tidak murni buruh bangunan. "Profesi sebagai kuli bangunan hanya pura-pura. Deni adalah pembunuh sadis dan mantan narapidana karena kasus perampokan dan pembunuhan," jelasnya.


(TRK)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA