Kemarau Tiba, Jasa Penjual Air Bersih Kebanjiran Order

Patricia Vicka    •    Selasa, 28 Jul 2015 18:51 WIB
kekeringan
Kemarau Tiba, Jasa Penjual Air Bersih Kebanjiran Order
Truk pengangkut air bersih. Foto: MTVN/Vicka

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Memasuki musim kemarau, beberapa desa di Kabupaten Sleman mulai dilanda kekeringan. Permintaan kebutuhan akan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari meningkat. Warga yang dilanda kekeringan mulai membeli air ke jasa penjualan air bersih.

Para penjual kebanjiran pesanan dari warga yang tinggal di perbukitan Prambanan. Saat kekeringan melanda, warga di perbukitan Prambanan langganan kekurangan air bersih.

Indra, salah seorang penyedia jasa air bersih, mengatakan penjualannya meningkat hingga 80 persen saat musim kemarau.

"Saat musim kemarau saya bisa mengantar 6 hingga 9 truk air bersih per hari. Kalau hari biasa paling hanya 2 hingga 3 truk air. Itu pun untuk orang hajatan," ujar Indra, di Yogyakarta, Sealsa (28/7/2015).

Satu truk air bersih akan diantar ke tangki penampungan air di dusun-dusun di perbukitan Prambanan. Satu truk air bersih berisi sekitar 5 ribu liter air. Sekali antar ia mematok harga Rp120 ribu hingga Rp200 ribu per truk.

"Harga tergantung dari jarak dan tingkat kesulitan wilayahnya. Semakin menanjak dan jauh, semakin mahal," jelas Indra.

Indra memperkirakan jumlah permintaan air bersih akan terus meningkat karena panjangnya musim kemarau. "Yang paling banyak memesan air bersih itu warga yang berdiam di lereng-lereng perbukitan Prambanan. Karena wilayah mereka yang paling terasa dampak kekeringan," kata Indra.

Sebelumnya, kekeringan telah melanda beberapa desa di kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Salah satunya di Desa Sambi Rejo, Kecamatan Prambanan. Warga di desa ini kesulitan mencari air bersih dan terpaksa harus membeli air bersih ke perusahaan air minum Desa (PAM Des) atau perusahaan air swasta.


(UWA)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA