Hadapi Ancaman Kebakaran Lahan Hutan, BNPB Siapkan Dana Rp385 M

Ilham wibowo    •    Selasa, 28 Jul 2015 19:42 WIB
kebakaran hutan
Hadapi Ancaman Kebakaran Lahan Hutan, BNPB Siapkan Dana Rp385 M
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho.--Foto: MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengalokasikan Rp385 miliar menghadapi ancaman bencana kebakaran lahan hutan. Dana tersebut akan ditambah jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

"BNPB menyediakan dana Rp385 miliar untuk mendukung penanganan kebakaran lahan hutan hingga September 2015. BNPB akan menambah anggaran jika diperlukan dari Dana Siap Pakai BNPB," tutur Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho, di Graha BNPB Jalan Pramuka Kav. 38, Jakarta Timur, Selasa (28/7/2015).

Sutopo mengatakan, dari dana itu pihaknya menyiapkan 10 helicopter water bombing, di antaranya 8 heli besar berkapasitas 4.500 liter dan 2 heli Bolco berpasitas 500 liter untuk mengatasi lahan hutan yang terbakar.

Satu heli jenis MI-171 di Palembang sudah beroperasi sejak 26 Juni 2015. Kemudian 7 heli lagi disiapkan untuk memperkuat di Riau, Sumsel atau daerah lain di Sumatera dan Kalimantan.

"2 heli di Pekanbaru (MI-171 dan Sikorsky) beroperasi sejak 12 Juli telah menyiramkan air 2 juta liter melalui 553 kali penerbangan," tuturnya.

Lebih lanjut, Sutopo mengatakan BNPB bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) juga menyiapkan 3 pesawat untuk melakukan teknologi modifikasi cuaca melalui operasi hujan buatan. Sejak 22 Juni 2015 Pesawat CN-295 milik TNI AU sudah menaburkan 52 ton garam ke dalam awan di Riau.

Kemudian sejak 22 Juli 2015 dengan menggunakan Casa 212-200 sudah menaburkan 19 ton garam ke dalam awan.

"Satu pesawat disiapkan untuk hujan buatan di Jambi/Kalbar/Kalteng, sesuai permintaan dari Pemda dan direncanakan minggu depan beroperasi," tuturnya.


(MBM)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA