Dianggap Promosikan Kekerasan Terhadap Perempuan, Rapper Tyler Dilarang Masuk Australia

Putu Radar Bahurekso    •    Selasa, 28 Jul 2015 20:05 WIB
musik
Dianggap Promosikan Kekerasan Terhadap Perempuan, Rapper Tyler Dilarang Masuk Australia
Taylor (Foto: Twitter)

Metrotvnews.com, Sydney: Rapper Tyler dilarang memasuki Australia akibat bermasalah dengan kelompok feminis setempat. Konser Tyler yang akan dilakukan di Melbourne terpaksa dibatalkan.

Tyler mengumumkan sendiri pelarangan dirinya memasuki wilayah Australia melalui akun twitternya. Dia mencuit, “T sekarang sudah terlarang masuk Australia, kamu menang @CoralieAlison saya bahagia untukmu.”

Coralie Alison yang dimaksud Tyler dalam twit-nya adalah seorang direktur operasi dari kelompok feminis, Collective Shout, yang mana keduanya pernah terlibat masalah dua tahun yang lalu.

Pada tahun 2013, kelompok tersebut mulai mengajukan petisi untuk meminta agar visa Tyler dicabut dan konsernya dibatalkan karena lirik lagunya yang dianggap mengagungkan tindak kekerasan terhadap wanita. 

Dalam konsernya di Sydney pada 2013, Tyler secara verbal melontarkan umpatan kepada ketua kelompok feminis tersebut.

Awal tahun ini, Collective Shout kembali memperbaharui kampanye mereka agar Tyler dilarang masuk ke Australia setelah mengetahui bahwa Tyler akan melakukan tur di Negeri Kanguru tersebut. (aceshowbiz)


(AWP)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

4 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA