Merangkak Naik, Harga Minyak Mulai Stabil

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 29 Jul 2015 08:13 WIB
minyak mentah
Merangkak Naik, Harga Minyak Mulai Stabil
ILUSTRASI FOTO: AFP PHOTO

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak terpantau stabil di mana minyak Brent mulai pulih dari posisi terendahnya selama enam bulan. Sementara harga minyak mentah AS menguat satu persen lebih tinggi.

Stabilnya harga minyak ini didukung faktor penurunan stok minyak di AS yang mengimbangi kekhawatiran banjirnya pasokan minyak global dan krisis pasar saham Tiongkok. Demikian seperti dikutip dari Reuters, Rabu (29/7/2015).

Perdagangan minyak juga mengutip mengalami short-covering setelah adanya aksi jual selama empat hari yang menyapu harga minyak antara 6-7 persen dari harga minyak mentah berjangka.

Harga minyak mentah berjangka Brent menetap 17 sen atau 0,3 persen menjadi USD53,30 per barel. Sebelumnya harga minyak Brent terpukul ke posisi USD52,28 per barel di awal perdagangan, serta menjadi yang terendah sejak awal Februari.

Pelemahan harga minyak Brent di awal perdagangan karena kekhawatiran tentang risiko pasar saham di Tiongkok, konsumen energi terbesar di dunia, masih membayangi.

Sementara itu, harga minyak mentah berjangka AS ditutup naik 59 sen atau 1,2 persen menjadi USD47,98 per barel. Minyak mentah berjangka timbul dari posisi terendahnya setelah tumbuh harapan bahwa persediaan minyak mentah AS jatuh minggu lalu.

American Petroleum Institute (API), sebuah kelompok industri, mengatakan bahwa persediaan minyak mentah AS turun 1,9 juta barel pekan lalu. Sebuah jajak pendapat Reuters analis telah memperkirakan penurunan hanya sekitar 200.000 barel.

Harga minyak mentah berjangka AS sempat mencapai level tertingginya di 2015 yakni berada di atas USD62, tiga bulan yang lalu. Analis teknikal memprediksi pasar bisa kehilangan lagi sebesar USD15 per barel.


(AHL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA