Perwakilan Delegasi Filipina Akan Bahas Nasib Mary Jane dengan Kejagung

Indriyani Astuti    •    Rabu, 29 Jul 2015 09:50 WIB
eksekusi matimary jane
Perwakilan Delegasi Filipina Akan Bahas Nasib Mary Jane dengan Kejagung
Ilustrasi--Pengunjuk rasa peduli buruh migran melakukan aksi menentang hukuman mati terhadap Mary Jane Veloso di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4). (Foto: ANTARA FOTO/Vitalis Yogi Trisna)

Metrotvnews.com, Jakarta: Delegasi dari Filipina akan menemui pihak Kejaksaan Agung membahas kelanjutan nasib terpidana mati kasus narkotika asal Filipina Mary Jane. Delegasi dari Filipina tersebut akan bertemu dengan Jampidum dan Jamintel.

"Dijadwalkan hari ini (29/7) ada perwakilan delegasi dari Filipina ke Kejagung, tapi levelnya itu eselon I jadi mungkin yang akan menemui dari Jampidum dan Jamintel,” kata Jaksa Agung Muhammad Prasetyo di Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Tapi, lanjutnya, saya tegaskan lagi, apapun misal permintaan dari mereka untuk membebaskan Mary Jane sulit dilakukan, karena kan dia terbukti menyelundupkan narkoba ke Indonesia.

Fakta tersebut, sambung Jaksa Agung tidak semata-mata membuat Mary Jane lolos dari eksekusi mati, karena pengadilan telah memutus demikian. Kecuali ada novum (bukti baru) yang dapat dijadikan dasar pengajuan upaya hukum peninjauan kembali ataupun grasi.

“Misal katakan nanti pengadilan Filipina memutuskan bahwa dia korban trafficking juga sulit untuk bebas dari hukuman di sini. Tapi putusannya mungkin kalau dia ingin menjadikan novum bisa untuk mengajukan grasi lagi atau mungkin PK,” imbuhnya.

Sebelumnya, eksekusi Mary Jane ditunda di LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada 28 April lalu. Hal tersebut lantaran Maria, agen yang menyalurkan Mary Jane sebagai pekerja migran, menyerahkan diri ke kepolisian Filipina.

Kepada polisi, Maria menyatakan Mary Jane adalah korban perdagangan orang. Maria diproses hukum dan Mary Jane dijadwalkan menjadi saksi.     

Keputusan penundaan eksekusi Mary Jane hanya beberapa jam sebelum pasukan Brimob Polri menembak mati delapan gembong narkotika. Mary Jane tadinya bakal dieksekusi bersamaan dengan mereka.


(YDH)